Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita biasanya membutuhkan seseorang untuk dijadikan tempat curhat. Dan ini bukanlah sebuah perilaku yang salah, sebab berbagi keluh kesah memang terbukti dapat membantu mengurangi stres dan melepaskan emosi.
Tapi yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih tempat curhat yang tepat, yang tidak akan menjauhkanmu dari Sang Pencipta.
Memahami kebutuhan wanita akan tempat curhat yang tepat, hadirlah acara kajian Curhatin Day pada Ahad (15/12) lalu di Masjid Baitul Muttaqien, Jalan Muara Selatan No. 1, Bojongloa Kidul, Kota Bandung.
Acara dengan tema “Harinya Muslimah” ini diisi oleh Litasari N. Husna S.Psi sebagai pemateri dan Hannyensa sebagai pembawa acara. Kurang lebih 100 peserta menghadiri kajian ini dan berkesempatan mengikuti sharing session, healing therapy, muhasabah, serta mencoba ruang cerita dan box emosi.
Tidak hanya bisa melepaskan emosi, kajian ini juga menjadi ajang bagi para muslimah untuk mendekatkan diri kepada Allah Sang Maha Penyembuh.
Sinergi Foundation turut hadir sebagai mitra acara Curhatin Day. Dalam acara ini, kami mengajak peserta kajian untuk menyalurkan donasi bagi para penyintas bencana alam di Kabupaten Sukabumi.

Perwakilan dari pihak Sinergi Foundation, Wahyu Irawan, mengatakan, “SF akan menjadi jembatan kebaikan untuk akhwat fillah dalam donasi ini. Karena tidak lah sempurna iman seseorang hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Sesungguhnya kita muslim adalah 1 bangunan yang kokoh. Mari kita saling bantu sekecil apapun.”
Bagi sahabat yang ingin bantu saudara kita yang terkena musibah di Sukabumi, bisa langsung kunjungi: 👉🏻 bit.ly/sinergitanggapbencana
