“Aku pernah bantu lahiran bayi yang bibir sumbing juga sampe ikut nangis. Pasien nangis aku juga gak tahan ikut nangis,” cerita Teh Dewi, salah seorang bidan Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC).
Terhitung sudah 12 tahun lamanya Teh Dewi, seorang bidan yang mengabdikan diri untuk melayani ibu hamil dhuafa. Begitu banyak cerita suka dan duka yang menghiasi perjalanannya selama ini.
Bagi Teh Dewi, hari-hari yang dilaluinya di RBC sangat berkesan dan istimewa. Selain kasus persalinan bayi bibir sumbing di atas, salah satu kasus lain yang tak terlupakan baginya adalah kasus yang ia tangani saat tengah hamil anak pertama.
Kala itu, qadarullah bayi yang dia tangani dalam kondisi tak selamat karena terlilit tali pusar dan teracuni air ketuban. Ia bahkan sempat diminta mengambil cuti karena terus-menerus terbayang kasus tersebut.
Meski kasus itu terbilang menyedihkan, banyak juga kasus lain yang justru menghangatkan hati dan berhiaskan kebahagiaan.
Hingga kini, Teh Dewi dan bidan-bidan lainnya di RBC telah membantu proses persalinan belasan ribu ibu hamil dhuafa.

Bersama RBC, mereka berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam upaya merawat kesehatan generasi. Tentunya, dengan dukungan sinergi zakat darimu juga, Sahabat.
