Pemberdayaan zakat adalah salah satu solusi menangani kesenjangan sosial ekonomi. Di dalamnya, ada kegiatan mengelola dana zakat agar mustahik bisa menyetarakan hidupnya dengan para muzakki.

Memang pada dasarnya zakat berfungsi untuk menyucikan harta. Namun adanya pemberdayaan zakat juga bertujuan memperkecil jurang muzakki-mustahik, dan menghilangkan stratifikasi sosial.

Lebih jauh, pemberdayaan zakat juga adalah ciri ekonomi Islam sejati. Sebab ada prinsip ketaatan pada Allah, pemerataan, keadilan sosial, kesejahteraan, kedermawanan, dan produktivitas ekonomi.

Dalam artikel kali ini, kita akan mengintip aktivitas pemberdayaan zakat yang dilakukan di Banyuwangi. Sinergi Foundation memberdayakan para nelayan di sana dalam kegiatan sosial-ekonomi.

Perlunya Pemberdayaan Zakat di Pesisir

Setelah sebelumnya berhasil dengan program Lumbung Desa bagi petani, Sinergi Foundation membuat program untuk nelayan. Sebab kami menilai, nelayan adalah profesi sorotan lainnya yang perlu dibenahi.

Di Indonesia, nelayan masih disebut sebagai profesi termiskin. Begitu banyak nelayan yang hidupnya berada di bawah standar kesejahteraan, bahkan angkanya mencapai 14,58 juta jiwa.

Namun untuk membuat program pemberdayaan, tentu tak bisa sembarang. Harus dipilih masyarakat nelayan yang pembelajar dan tekun, sebab untuk mandiri perlu proses yang tak sebentar.

Qadarullah, singkat cerita, kami menemukannya di nelayan-nelayan Pantai Bomo – Banyuwangi. Mereka sosok pembelajar sesungguhnya yang menerima tantangan kami untuk diberdayakan.

Program Apartemen Ikan Fish Bank

Mulanya, program yang pertama dibuat adalah apartemen ikan bernama Fish Bank. Ini adalah terumbu karang buatan yang fungsinya untuk menarik ikan lebih banyak, dan harapannya menaikkan produktivitas nelayan menangkap ikan.

Perlu waktu berbulan-bulan bagi mereka untuk membuat apartemen ikan ini. Sebab Fish Bank adalah rancangan original mereka, dan nelayan mencurahkan pikiran serta waktu di sela-sela pekerjaan utama melaut.

Alhamdulillah, Fish Bank kemudian jadi juga dan sukses ditanam sebanyak 240 buah di perairan Bomo. Dan keberadaaannya bisa benar-benar meningkatkan penghasilan nelayan karena ikan yang muncul di rangka Fish Bank kian melimpah.

Tapi selain Fish Bank, ada program pemberdayaan lainnya yang kami lakukan. Di antaranya:

1. Pembuatan rumah tukik untuk penyelamatan penyu
2. Pembuatan rumah pembibitan cemara laut
3. Pengelolaan sampah pantai
4. Peningkatan kapasitas terkait ekowisata

Hasil dari Pemberdayaan

Lalu apa hasil dari program yang berjalan sejak 2020 ini? Alhamdulillah, penghasilan ekonomi nelayan meningkat drastis. Mereka juga tak perlu melaut jauh (hanya di sekitar fish bank), dan ada lebih banyak waktu bersama keluarga dan masyarakat.

Yang melegakan, nelayan memiliki program Cahaya Sedekah Nelayan. Ini adalah kotak sedekah yang diisi oleh masing-masing nelayan setiap hari, untuk kemudian hasilnya disalurkan pada masyarakat yang lebih tidak beruntung dari mereka.

Itulah wujud pemberdayaan di Pantai Bomo Banyuwangi dari donasi zakat kita semua. Mari berkontribusi bersama kami untuk memberdayakan lebih banyak nelayan. >>> KLIK DI SINI <<<

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!