Sedekah memang bisa berbentuk apa saja, tidak selalu terpaku dengan harta. Jika Sahabat punya makanan lebih di rumah, bisa dong berbagi dengan tetangga sebelah. Kalau Sahabat melihat paku di jalan kemudian disingkirkan, ini juga termasuk sedekah. Dan menanam pohon juga termasuk sedekah.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim disebutkan, “Dari Sahabat Jabir, sesungguhnya Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam memasuki pekarangan Ummu Ma’bad, kemudian beliau berkata, ‘Wahai Ummu Ma’bad siapakah yang menanam kurma ini? Muslim atau kafir?’

Ummu Ma’bad menjawab, ‘Muslim.’ Lalu Nabi Bersabda, ‘Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu memakannya baik manusia atau keledai atau burung kecuali itu akan menjadi sedekah baginya hingga hari kiamat.’” (HR. Muslim)

Dan hal lain yang menjadikan menanam pohon semakin istimewa karena seluruh kehidupan di bumi ini memerlukan manfaat dari pohon. Mulai dari peran pohon sebagai penunjang oksigen, menahan erosi tanah, hingga menekan potensi longsor dan banjir bandang.

Pun untuk memenuhi kebutuhan air kita, pohon memiliki fungsi penting dalam menyimpan dan menyaring air. Sehingga tercipta keseimbangan alam.

Menanam pohon juga membantu mengurangi polusi udara, menjaga lapisan ozon, hingga menjadi habitat ideal bagi hewan dan makhluk hidup lain untuk berkembang biak. Dan manfaat yang diambil oleh mereka menjadi pahala sedekah juga buat kita yang turut melestarikannya.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Apa yang dicuri dari tanaman tersebut merupakan sedekahnya. Apa yang dimakan oleh binatang buas dari tanaman itu merupakan sedekahnya. Apa yang dimakan oleh seekor burung dari tanaman itu merupakan sedekahnya. Tidaklah dikurangi atau diambil oleh seseorang dari tanaman itu kecuali merupakan sedekahnya.” (HR Muslim)

Pentingnya gerakan menanam ini hingga Yusuf Qardhawi menyatakan bahwa para ulama salaf menganggap bertani, menanam pohon atau tanaman merupakan pekerjaan yang paling utama dan mulia karena besarnya pahala yang tanpa disadari pemiliknya akan mengalir padanya hingga hari kiamat.

Pentingnya menanam pohon pun diungkapkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya, “Jika terjadi hari kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya maka tanamlah.” (HR Bukhari dan Ahmad)

Menurut Yusuf Qardhawi, hadits ini menunjukkan betapa mulianya seseorang yang mendedikasikan waktunya untuk menanam dan merawat tanaman. Sebab dengan menanam berarti ia telah turut andil dalam merawat keberlangsungan hidup manusia. Sekalipun dalam jangka pendek tidak terasa manfaatnya bagi kita, tapi manfaat pohon tersebut pasti akan sangat terasa bagi generasi setelah kita.

Dan selama pohon tersebut bermanfaat bagi sekelilingnya, insya Allah akan terus menjadi pahala sedekah. Meskipun yang menanam pohon tersebut telah tiada, wallahua’lam.

Source: dbs

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!