Tiga tahun terbilang waktu yang cukup panjang bagi Bu Watem. Pasalnya, perempuan berusia 54 tahun ini telah menghabiskan kurang lebih tiga tahun memerangi kanker yang menggerogoti tubuhnya.
Perjuangan itu terasa semakin berat karena ia harus berobat di Bandung sementara rumahnya berada di Karawang. Dengan kondisi yang lemah dan selang yang terpasang di sisi tubuh, Bu Watem berusaha menjalani itu semua. Keinginannya hanya satu: sembuh.
Kami baru bertemu Bu Watem pekan lalu. Pesan berupa pengajuan layanan Mobil Sehat lah yang menjadi pemantiknya. Pesan itu dikirimkan oleh Deni, anak Bu Watem. Saat itu, Bu Watem baru selesai menjalani pengobatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin dan butuh bantuan untuk pulang.
Pengajuan Deni bersambut baik, Mobil Sehat menyanggupi permintaan tersebut. Dan pada perjalanan Bandung – Karawang itu lah, cerita mengalir dari Bu Watem. Tentang kanker serviks yang bersarang dalam tubuhnya, selang-selang untuk buang air yang terpasang di tubuhnya sejak setelah operasi, hingga jadwal kontrol rutin yang harus dijalaninya selama tiga tahun ke belakang.
Semuanya tak mudah, tapi tetap dijalaninya tanpa banyak mengeluh. Terutama dengan hadirnya sang anak di sisi, menemani perjuangannya untuk sembuh.
Sahabat, mari doakan agar Bu Watem dan para pejuang kanker lain di luar sana tetap kuat menapaki jalan menuju sembuh. Dan mari dukung layanan Mobil Sehat agar manfaatnya dalam memudahkan akomodasi para pejuang kesembuhan dirasakan lebih banyak orang.
Klik www.dailysedekah.id untuk bersedekah Mobil Sehat.
Atau transfer melalui:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation
Hubungi kami untuk info dan konfirmasi di:
📲 Whatsapp/SMS 081-321-200-100
