Niat baik untuk memperbaiki ibadah perlu terus dijaga. Salah satu caranya dengan meneguhkan hati untuk terus memperdalam ilmu lewat kajian.
Selasa (4/11), kajian rutin shalat kembali digelar di Masjid Al-Murabbi. Melanjutkan pembahasan sebelumnya, kali ini Ustadz Panji Adam menyampaikan materi bertema “Ragam Shalat dan Maknanya”.
Pada kajian ketiga dalam rangkaian kajian shalat yang diadakan Sinergi Amil Zakat – Sinergi Foundation ini, peserta diajak untuk memaknai dan menghayati lebih dalam terkait dua ragam shalat, yakni shalat fardhu dan shalat sunnah.
Shalat fardhu bersifat taufiki/ketepatan karena ketentuannya sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Sementara shalat sunnah terbagi kembali menjadi dua, ada shalat yang memang dicontohkan/diucapkan/disepakati oleh Rasulullah SAW seperti shalat tahajud, dhuha, istikharah.

Namun, ada pula shalat yang tidak dicontohkan/diucapkan/disepakati Rasululullah. Shalat sunnah yang termasuk kategori ini disarankan untuk tidak dilaksanakan karena tidak ada dalil yang shahih, meskipun diperbolehkan oleh beberapa ulama.
Di akhir penjelasan, Ustadz Panji menekankan salah satu faidah atau keutamaan shalat sunnah ialah menjadi penambal shalat fardhu yang dalam pelaksanaannya seringkali tidak khusyuk atau lalai. Selain itu, shalat sunnah juga dapat meningkatkan derajat dan mendekatkan diri dengan Nabi Muhammad SAW di surga Allah kelak.
Sahabat, sudahkah kita mulai memperbaiki shalat kita? Sebagai amalan yang akan dihisab pertama kali nantinya, sudah seharusnya shalat menjadi amalan yang paling kita perhatikan.
Selain aktif mengikuti kajian tentang shalat untuk bisa memperbaiki ibadah secara pribadi, Sahabat juga bisa mendukung pelaksanaan kajian ini dengan bersedekah melalui www.dailysedekah.id
Kamu juga bisa transfer ke:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation
Hubungi kami untuk info dan konfirmasi di:
DM @sinergifoundation
