Ketika Sang Sultan Lupa Bershalawat di Malam Jumat

Berita

Setiap Jumat, Sultan Abdul Hamid II selalu menerima surat laporan atau keluhan masyarakat. Tahsin Pasha, selaku orang paling dipercaya Sultan bertugas membacakan setiap surat yang masuk ke Istana.

Ketika itu ada sebuah surat yang enggan dibaca oleh Tahsin Pasha. Sang Sultan pun memaksanya untuk tetap membaca surat laporan tersebut. Ternyata isinya adalah perihal penagihan utang kepada sang sultan.

Sang pemuda itu kemudian dipanggil dan menghadap sultan dan mengatakan bahwa sultan telah berutang padanya.

“Dari mana saya berutang padamu, Nak?” tanya sang sultan.

Si pemuda itu kemudian menceritakan perkara usahanya yang bangkrut dan terlilit utang. Meski begitu, ia selalu berdoa kepada Allah untuk memohon pertolongan. Hingga suatu malam, pemuda tersebut bermimpi bertemu Rasulullah dan diperintahkan untuk menemui Sultan Hamid II.

“Beliau berkata kepadaku; ‘Beritahu Hamid kita, shalawat dan zikir yang dia baca setiap malam, kemarin malam lupa dia baca. Pergi dan minta apa yang kau butuhkan darinya’,” ujar si pemuda.

Sang sultan berdiri, lalu meminta si pemuda mengulang pesannya. Setiap kali ia mengulang ‘Beritahu Hamid kita..’, sang sultan menghentikan perkataan si pemuda lalu memberi sekantung koin emas. Hal ini berulang hingga sang pemuda memperoleh 4 kantung koin emas. Ia pun kemudian pulang dengan gembira.

Rupanya kemarin malam Sultan Hamid II begitu sibuk bekerja hingga lupa bershalawat. Dan beliau begitu terharu, karena Rasulullah mengingat namanya karena kebiasaannya bershalawat setiap hari. (Source: republika.co.id)

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!