Berdekatan dengan laut dan tinggal di lahan yang luas, tak serta merta menjadikan profesi nelayan dan petani hidup makmur.
Di Distrik Salawati Tengah, Kab. Raja Ampat, Papua Barat ini jika ingin menjual hasil panen dan hasil tangkapan, mereka harus menaiki boat ke Sorong atau Aimas, ibukota Kab. Sorong.
Hasil penjualannya pun tak sepadan dengan kebutuhan yang diperlukan keluarga. Karena harganya sangat mahal. Apalagi sejak pandemi mewabah, kebutuhan makin banyak, juga untuk ke Sorong atau Aimas tak lagi bebas, karena harus memiliki surat izin.
Hidup di Distrik Salawati pun kian sulit. Tak hanya sulit dapatkan penghasilan, kebutuhan harian pun sulit dipenuhi. Apalagi listrik juga sering mati hingga berhari-hari, serta susah sinyal. Makin terbatas aktivitas yg bisa dilakukan.
Melalui Green Kurban, kita bisa membahagiakan warga Distrik Salawati di Idul Adha nanti. Setidaknya, mereka dapat merasakan sajian daging yg nikmat di hari yg istimewa. Yuk ikutan Green Kurban dan sebarkan manfaat di desa-desa terpencil!
Siap berkurban? KLIK di sini
Hubungi kami untuk konsultasi kurban:
Whatsapp/SMS 081 321 200 100
