Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan amanah donatur tersampaikan dengan baik, kami selalu berupaya merawat hubungan dengan mitra-mitra kebaikan kami.
Salah satunya dengan menerima kunjungan dari perwakilan Hayat Yolu, lembaga yang telah menjadi mitra kami selama beberapa tahun ke belakang untuk penyaluran bantuan di luar negeri.
Di Gedung Wakaf99, kami menyambut kedatangan tiga orang perwakilan Hayat Yolu, yakni Abdul Halim, Syeh Imran, dan Syeh Khalid pada Rabu (16/7). Kedatangan perwakilan Hayat Yolu bertujuan untuk mempererat komunikasi, menyampaikan update program kemitraan, serta melakukan evaluasi bersama terkait pelaporan dan pengelolaan amanah khususnya untuk Palestina.

Khusus terkait pelaksanaan dan pelaporan program kurban di Gaza, Hayat Yolu menyatakan hingga saat ini paket bantuan masih tertahan di Mesir karena adanya penutupan gerbang Rafah. Namun, mereka memastikan pendistribusian akan segera dilanjutkan setelah gerbang Rafah dibuka.
Pihak Hayat Yolu juga menyampaikan kendala mereka dalam mengumpulkan dokumentasi visual karena alasan situasi keamanan. Sebagai alternatif pelaporan, Hayat Yolu menyertakan laporan hasil quality control yang memastikan bahwa hewan kurban sehat dan layak dikonsumsi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula isu terkait keberadaan lembaga palsu bentukan zionis yang bertujuan merusak citra lembaga-lembaga kemanusiaan yang sah. Hal ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga yang tulus bekerja untuk kemanusiaan.
Sebagai langkah ke depan, Hayat Yolu menawarkan sejumlah peluang program untuk memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita di Gaza. Di antaranya, program penyediaan 1 juta liter air bersih, pembangunan masjid sementara, hingga program penyediaan makanan dan minuman.
Kami sepakat untuk terus melakukan koordinasi, evaluasi, dan penguatan SOP pelaporan dengan Hayat Yolu agar setiap program yang dijalankan tidak hanya berdampak, tapi juga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik di mata publik dan Allah SWT.
