“Duarr!”

Kalau tidak ada yang berpatroli, malam hari selalu jadi waktu yang empuk bagi para oknum untuk mengebom ikan. Tujuannya jelas, ingin mendapat ikan lebih banyak. Bahkan meski ada patroli pun, nelayan yang tak memiliki lampu jauh, tak bisa bertindak apa-apa.

Kadang, selain bom, para oknum ini menggunakan pukat harimau. Akibatnya tak main-main, terumbu karang rusak dan membahayakan kelestarian habitat perairan.

Sungguh sedih sahabat, kita masih mendapati kejadian-kejadian ini di pesisir Indonesia. Kini, lebih dari 70% terumbu karang nusantara dalam kondisi kurang baik.

Namun Alhamdulillah, sedikit demi sedikit ada semakin banyak gerakan untuk menanggulangi kerusakan ini. Salah satunya yang dilakukan Sinergi Foundation bersama YBM PLN. Di Banyuwangi, nelayan diberdayakan untuk membuat transplantasi terumbu karang dengan konsep fish bank.

Harapannya tentu saja, selain memperbaiki alam dengan melestarikan terumbu karang, nelayan pun semakin produktif dalam mencari ikan. Sebab melalui fish bank, terumbu karang baru muncul, dan ikan-ikan semakin banyak berkumpul di sekitarnya.

Program Apartemen Ikan ini didanai dari sinergi kebaikan sahabat lho. Yuk beri dukungan terbaik, dan berdayakan lebih banyak nelayan!

pic source: google

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!