Menapaki usia baru yang ke-18 tahun, Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) tetap bervisi pada memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara profesional dan gratis. Di tengah berbagai dinamika tantangan, RBC berkomitmen selalu memaksimalkan setiap fasilitas kesehatan dalam pelayanannya.

Direktur RBC Erni Trisnasari mengungkapkan akses kerap menjadi tantangan tersendiri selama keberjalanan RBC. Dikatakannya efektivitas pelayanan RBC dinilai jika masih berada di bawah radius 20 kilometer.

“Karenanya saya berharap kita memiliki banyak mobil ambulance. Meskipun titik RBC baru ada di Holis sebagai pusatnya dan Soreang di arah selatan tapi dengan adanya penambahan mobil, insya Allah, pelayanan bisa lebih maksimal dan efektif,” katanya.

Adapun keberadaan satu ambulance di RBC sendiri dinilai sudah maksimal dalam memberikan pelayanan. Seperti antarjemput member dari rumahnya ke RBC, atau jika ada rujukan ke rumah sakit.

“Lebih dari itu, ke depan diharapkan RBC memiliki satelit di empat penjuru mata angin. Setelah di selatan, tinggal ke barat, utara, dan timur, karena di sana juga banyak permintaan,” tutupnya.

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!