Bingung dan panik, namun tak berdaya.
Barangkali, kalimat tersebut cocok mendeskripsikan perasaan Bu Yuyun. Pasalnya, pemilik kontrakan yang ia dan keluarganya tempati telah terus memintanya agar segera melunasi tunggakan kontrakan. Jika tidak, keluarganya terancam harus meninggalkan kontrakan tersebut.

Bu Yuyun sendiri sedang menghadapi sakit asma, bronkhitis. Belum lagi, ia harus merawat dua orang anaknya. Anak keduanya menderita sakit ginjal dan asam lambung, sedangkan anak bungsunya sakit paru-paru.
Keluarga itu menggantungkan seluruh harapan di pundak kepala keluarga yang bekerja sebagai driver ojek online dengan pendapatan 40-50 rb/hari.
Sayangnya, motor yang biasa digunakan pun sedang rusak sehingga suami Bu Yuyun tidak dapat bekerja. Jangankan membayar tunggakan sewa kontrakan, untuk biaya hidup sehari-hari pun mereka kesulitan.
Alhamdulillah, kebaikanmu menjadi secercah harapan untuk mereka, Sahabat. Keluarga Bu Yuyun tak harus angkat kaki dari kontrakan tersebut karena akhirnya bisa membayar tunggakan yang mereka miliki.
