Di mata para pesertanya, Paradaya Movement 2.0 bukanlah sekadar program pelatihan biasa. Anissa Agitha Sari, peserta pelatihan bakery punya kesan tersendiri pada program ini. Baginya, Paradaya Movement adalah tempat ia menemukan kembali makna berdaya.
Setelah beberapa waktu lalu memutuskan resign dari pekerjaan kantorannya, Anissa memulai perjalanan barunya untuk merumuskan makna berdaya yang baru. Salah satu langkahnya adalah dengan mengikuti pelatihan bakery.
Pelatihan ini merupakan bagian dari Paradaya Movement, program pemberdayaan berbasis dana zakat yang diinisiasi ParagonCorp. Sinergi Foundation berkontribusi sebagai salah satu mitra pelaksana, dan mengadakan 6 bidang pelatihan berbasis vokasi.
Selama pelatihan berlangsung, Anissa mengikuti setiap prosesnya dengan baik. Mempelajari cara membuat cake, roti, dan berbagai variasinya.

Pengetahuan dan kemampuan yang didapat menjadi modal bagi Anissa untuk menemukan peluang usaha baru. Selepas pelatihan, ia mulai membuka pesanan cookies dan brownies. Sambil membagi waktu antara kuliah dan merawat keluarga, perlahan Anissa mengembangkan usaha barunya.
“Harapan kedepannya pengen punya usaha yang bisa dilakuin di rumah. Masih pengen jadi perempuan yang berdaya, berpenghasilan tentunya, tapi nggak jauh-jauh dari anak-anak.” Demikian ungkapnya.
Cerita Anissa menjadi bukti, pendayagunaan zakat dengan cara yang tepat bisa menghadirkan kesempatan para penerima manfaatnya tumbuh mandiri dan berdaya.
Zakatmu, juga bisa menjadi jalan dhuafa menuju berdaya. Mari tunaikan sekarang!
Klik www.sinergizakat.id
Atau bisa juga lewat transfer ke:
💳 BSI 700.097.4107 a.n Sinergi Foundation
Untuk informasi dan konfirmasi di:
📞 081-321-200-100
