Sahabat, pernahkah terpikir bagaimana masyarakat dhuafa menjalankan syariat khitan bagi anak laki-laki mereka?

Di satu sisi, khitan adalah kewajiban yang harus dilaksanakan. Di sisi lain, ada kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendesak untuk dipenuhi.

Akhirnya, pilihan mereka adalah menunda-nunda khitan hingga uang terkumpul. Pilihan yang bukan hanya tidak baik dari pandangan agama, tapi juga dari segi kesehatan. Sejumlah gangguan dan penyakit mengintai mereka yang tidak melakukan khitan.

Kekhawatiran akan kondisi kesehatan mereka menjadi salah satu perhatian Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC). Karenanya, melalui kolaborasi bersama Klinik Khitan Karapitan, Nino’s, Calysta, dan Yayasan Ummahatul Firdaus, RBC menggelar program khitan gratis. Sebanyak 9 anak dari keluarga dhuafa mengikuti program ini.

Meskipun diisi tangisan beberapa anak, alhamdulillah acara khitan di Klinik Khitan Karapitan pada Rabu (18/12) tersebut berjalan dengan lancar.

Harapannya, dengan program ini, anak-anak dari keluarga dhuafa dapat tumbuh lebih sehat.

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!