Ahad (15/2) bukan hari biasa bagi warga Desa Karyabakti dan Desa Muaracikadu. Pasalnya, hari itu harapan bertahun-tahun untuk bisa terhubung dengan aman akhirnya terwujud. Sebuah jembatan yang mereka impikan terbentang, menyatukan kedua desa tersebut.
Sejak pagi-pagi sekali, masyarakat sudah mulai memadati area sekitar jembatan. Beberapa di antara mereka membawa barang dagangan, masakan, dan lain-lain.
Mereka menanti di tak jauh dari panggung yang telah didirikan di samping jembatan. Tak sabar akan dimulainya seremoni peresmian jembatan gantung Cibaregbeg yang menghubungkan Desa Karyabakti dan Desa Muaracikadu, Kec. Sindangbarang, Kab Cianjur, Jawa Barat.
Peresmian dimulai pukul 10 pagi, dengan pembacaan ayat suci Alquran dari tokoh agama setempat sebagai agenda pembuka. Setelahnya, berbagai agenda menyusul dilaksanakan, yakni penyampaian sambutan dari berbagai pihak, hingga penandatanganan SK sebagai bentuk serahterima jembatan dari UPZDK Permata Bank Syariah dan Sinergi Foundation kepada masyarakat.

Ahmad Jaelani, tokoh masyarakat Kampung Sikluk, Desa Muaracikadu menyampaikan, masyarakat menggunakan rakit untuk menyeberang sebelum jembatan dibangun. Kerap terjadi insiden seperti anak sekolah yang tercebur, atau ibu hamil yang membutuhkan perawatan medis segera digotong menyeberangi sungai.
“Sangat khawatir, apalagi ketika air meluap atau besar. Kami di sini serasa terisolir, Pak. Pasalnya, segala fasilitas di kampung sini tergantung di desa sebelah (Karyabakti) seperti sekolah, puskesmas, administrasi pemerintahan, perekonomian, dan lain-lain. Jalan satu-satunya kita harus memutar beberapa kilo dengan durasi sekitar 45 menit,” terang Ahmad Jaelani.
Alhamdulillah, kini jembatan telah hadir, memberikan akses yang aman serta menyuguhkan kesempatan tumbuh dan berdaya bagi masyarakat kedua desa.
Sahabat, kontribusi melalui dana kebaikan yang kamu salurkan, setara dengan sukacita dari manfaat yang dirasakan para warga. Mari terus tumbuhkan dampak melalui www.sinergifoundation.org
