Bersabar tidak hanya diterapkan ketika kita sedang ditimpa kemalangan, bersedih, atau terkena musibah. Pun mendekatkan diri kepada Allah memerlukan kesabaran yang luar biasa.

“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS Thaha: 132)

Sebab untuk mengkaji Islam, beribadah, hingga beramal shaleh godaannya begitu besar. Hingga untuk melaksanakannya secara kaffah haruslah dibarengi dengan kesabaran.

Mengenai kesabaran ini, para ulama membaginya menjadi tiga.

Pertama, sabar menaati Allah. Untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi laranganNya bukanlah perkara yang amat mudah dilakukan. Selain karena hawa nafsu manusia juga ada godaan jin yang menjerumuskan manusia.

Kedua, sabar menjauhi maksiat. Jika tidak menjaga keimanan, amat mudah sekali manusia tersesat dalam maksiat. Karena maksiat adalah perkara-perkara yang menggiurkan seperti berdusta, menipu dalam muamalah, makan harta dengan cara bathil dengan riba dan semacamnya, berzina, minum minuman keras, mencuri dan berbagai macam bentuk maksiat lainnya.

Ketiga, sabar menjalani ujian Allah Ta’ala. Kehidupan yang kita jalani ini adalah ujian. Ujian Allah tidak hanya berbentuk hal-hal yang sulit, menyedihkan, atau membuat cemas. Pun bergelimang harta, hidup dalam kecukupan, dan bahagia juga adalah bentuk ujian.

Banyak orang bertahan pada saat diuji dengan kesulitan, namun malah ia jatuh pada saat diuji dengan kemudahan.

“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS Al Baqarah: 155)

Karena itu, seorang mukmin harus selalu sabar pada saat diuji dengan kesulitan ataupun dengan kesenangan, karena ini semua adalah bentuk dari ujian Allah.

Semoga kita dapat memetik hikmah untuk senantiasa bersabar.

Source : DBS

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!