Sahabat, pernah makan tiwul? MinGi sih belum pernah. Tapi, bagi masyarakat di Kampung Muslim di OeUe Desa Mauleum, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, tiwul adalah makanan yang mereka konsumsi sehari-hari.

Meskipun kurang bisa memenuhi gizi yang dibutuhkan, tapi mereka tak punya banyak pilihan. Tak banyak bahan makanan yang tersedia di kampung mereka yang begitu jauh di pedalaman.

Waktu tempuhnya dari Kupang mencapai 6 jam. Akses untuk menjangkau kampung ini pun terbilang jauh dari kata mudah; melewati sungai, bukit, gunung, dengan jalanan yang berupa bebatuan kasar dan kering.

Akses yang sulit ini tak menjadi penghalang bagi kami untuk mengantarkan paket #RamadhanLebihBaik darimu, Sahabat. Justru, kondisi itulah yang mendorong kami untuk mengantarkan bantuan Ramadhan berupa paket ifthar ke sana. Dalam penyaluran kali ini, para warga juga dilibatkan dalam proses memasak makanannya. Jadi, ada nilai kebersamaan yang tercipta dalam momen tersebut.

Alhamdulillah, walaupun sempat terkendala hujan yang mengguyur kampung tersebut, 100 paket ifthar berhasil tersampaikan ke tangan-tangan penduduk. Sejumlah warga juga tampak berkumpul untuk bersama-sama menikmati menu ifthar di masjid.

Dalam menu ifthar hari itu, ada nasi dan ayam yang biasanya tak mereka konsumsi sehari-hari.

Rasa syukur terucap bergantian dari mereka yang menerima paket ifthar dari kebaikanmu. Sahabat, terima kasih ya sudah menghadirkan #RamadhanLebihBaik hingga ke pedalaman NTT!

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!