Awalnya Kopi Dikenal dari Peradaban Islam

Berita

Dewasa ini, ngopi seakan menjadi tren di tengah milenial. Tapi tahu tidak sahabat, kopi awalnya dikenal di dunia peradaban Islam. Kopi yang berasal dari kata qahwa, dikenal sebagai minuman asal Yaman.

Dari karya Ibnu Sina, Qanun al Tib, kita tahu bahwa setidaknya abad ke-9 atau 10, kopi adalah material yang sudah dikenal di Yaman. Ibnu Sina juga menyebutkan manfaat dari kopi seperti menyegarkan badan, membersihkan kulit, mengeringkan kelembaban kulit dan memberi aroma yang harum bagi tubuh.

Setelah itu, kopi pun tersebar di berbagai wilayah Islam. Kopi masuk ke Mekkah pada abad 15 dan mulai tersebar ke wilayah lain melalui jamaah haji. Di Kairo, kopi dikonsumsi para pelajar Al Azhar agar bisa tetap terjaga saar berzikir.

Di abad 15 pula, kopi tiba di Turki. Sekira 600 kedai kopi bermunculan di Istanbul. Kedai-kedai kopi yang berdekatan dengan Masjid membuat masyarakat Turki kala itu mengisi waktu luang diantara waktu-waktu sholat dengan mampir ke kedai-kedai kopi.

Sahabat, masyarakat saat itu, seraya menikmati kopi, mereka juga menjadikan momen tersebut untuk berdiskusi tentang sastra, seni, ilmu pengetahuan dan berbagai informasi dan rumor. Saking terkenalnya, Sultan Sulaiman amat terkesan dengan kopi. Ia pun menunjuk khusus seorang peracik kopi pribadi Sultan. Dan menjadi posisi yang terus ada pada sultan-sultan berikutnya.

Wah masya Allah, di balik nikmatnya satu sruput kopi, ternyata ada sejarah panjang tentang Islam.

(source: jejakislam.net)

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti
×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!