Selalu ada momen di mana tim relawan bertanya bagaimana kehidupan para masyarakat binaan. Dan kadang, tak sedikit di antara mereka yang menitikkan air mata syukur saat menceritakannya.
Seperti ibu Bariah (62), warga binaan Lumbung Desa Cibaeud, Cigalontang, Tasikmalaya.
Sehari-hari, Ibu Bariah dan suami bergantung pada hasil kebun di samping rumah yang tak seberapa. Mereka menanam singkong, ubi, dan jagung untuk dijual. Namun tentu hasilnya sangat terbatas.
Sering sekali, mereka tak memiliki uang untuk membeli beras. Sehingga apa daya, mereka mengambil hasil kebun untuk dikonsumsi. Dimakan dengan daun singkong, atau sambal seadanya.
Sahabat, jika Bu Bariah tak memiliki ‘skill’ ketahanan pangan, bagaimana ia dan suami yang lansia ini bisa bertahan hidup? Sementara keduanya sudah tinggal berpisah dengan anak-anak.
Maka karena ini, ia pun banyak bersyukur. Apalagi karena hasil dari kebun sesekali bisa dibagikan untuk pengajian rutin di kampung.
Sahabat, semua ini tak lepas dari zakat Sahabat. Karena di program Lumbung Desa, para petani diberi pembinaan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas sebagai petani. Jazakumullah, dari zakat kita, para petani di desa lebih lebih berdaya.
Siap tebar lebih banyak kebaikan? KLIK di sini
Konfirmasi dan informasi:
Contact Center 081 321 200 100
www.sinergifoundation.org
