Apa rasanya jadi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)?

Karena spesial, seringkali anak berkebutuhan khusus dianggap tidak bisa ‘merasakan’. Padahal, ia juga sama-sama manusia seperti kita.

Seperti yang dialami Rizal. Karena ia seringkali hiperaktif, sebagian orang merasa gusar karena sikap Rizal sangat tidak sopan.

Kalau sudah begitu, Yunartini sebagai ibu selalu langsung sigap meminta maaf. “Mau bagaimana lagi, tidak semua orang memahami kondisi spesial Rizal,” katanya.

Karena kondisi inilah, Rizal belum bisa bergaul seperti anak-anak lain. Satu-satunya pelipur laranya adalah Yunartini sendiri dan sang kakek.

Dua orang inilah yang paling dekat dengan Rizal. Saking sayangnya, Rizal seringkali antusias menciumi wajah keduanya.

Sahabat, mendengar kisah Rizal ini, semoga kita bisa lebih berempati ya dengan ABK. Terutama mereka yang berada dalam kondisi tidak mampu.

Sinergi Foundation saat ini tengah concern membantu keluarga ABK dari kalangan membutuhkan. Yuk sahabat ikut berkontribusi! KLIK dailysedekah.id

Atau Transfer Sedekah ke :
BSI 700 098 2158
a.n Sinergi Foundation

Hubungi Kami untuk info dan konfirmasi di:
Whatsapp/SMS 081 321 200 100

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!