Setelah menanti selama 3-4 bulan, akhirnya Pak Jali memanen padi, alhamdulillah!
Meski menghadapi berbagai rintangan, mulai dari penggunaan air yang bergantian hingga serangan hama beluk, namun dari 0,7 hektar Pak Jali memanen 5,5 ton beras.
“Semua petani di Compreng ini terkena serangan hama beluk, namun lahan Pak Jali tidak terlalu parah karena posisi lahannya yang tidak terlalu dekat dengan padi lain dan pengaplikasian obat secara tepat. Alhamdulillah, hasil panennya memuaskan,” jelas pendamping Lumbung Desa (LD), Feri.
Pak Jali juga amat berterima kasih kepada para donatur yang mendukung program Lumbung Desa sehingga ia bisa meminjam sarana produksi pertanian (saprotan) berupa obat dan pupuk.
“Adanya pinjaman ini sangat bermanfaat dan membantu petani kecil. Sebab untuk menanam padi, yang paling mahal beli pupuk dan obat. Makanya berterima kasih banget lah, di sini bisa pinjam dulu dan bayarnya dicicil,” ujar Pak Jali.
Alhamdulillah.. terima kasih Sahabat, karena selalu mendukung program ini sehingga kami dapat membantu para petani di Compreng. Yuk bersamai terus kegiatan Lumbung Desa dengan menunaikan zakat ya!
KLIK bit.ly/sinergizakat
Hubungi Kami untuk info dan konfirmasi di:
Whatsapp/SMS 081 321 200 100
www.sinergifoundation.org
