Dalam kehidupan, tak jarang kita dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang membingungkan. Baik itu masalah pekerjaan hingga perkara jodoh. Untuk memutuskan perkara-perkara tersebut, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam menganjurkan untuk melaksanakan shalat istikharah.
“Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam mengajari kami Shalat istikharah di dalam segala urusan kami.” (HR Bukhari)
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian hendak melakukan sesuatu, hendaklah terlebih dahulu mengerjakan shalat dua rakaat selain shalat fardu.” (HR Ahmad, Bukhari, Ibn Hibban, Al Baihaqi dan yang lainnya)
Shalat istikharah dilakukan karena kita tidak tahu urusan mana yang paling terbaik untuk diri kita di masa mendatang, terutama dalam pandangan Allah. Karena itu, dengan mengerjakan shalat sunnah istikharah dapat memohon kebaikan kepada Allah atas segala urusan-urusan yang dihadapi.
Adapun setelah melaksanakan shalat istikharah, akan memunculkan ketenangan dan kemantapan di hati untuk menentukan pilihan yang ada. Petunjuk yang didapat dari istikharah bisa berupa mimpi, atau bahkan dilancarkan segala urusannya. Shalat sunnah istikharah dapat dilakukan dua atau tiga kali jika dirasa masih ada keraguan.
Lalu kapan saja kita bisa melaksanakan shalat istikharah ini?
Shalat istikharah bisa dilaksanakan kapanpun, baik siang maupun malam, selain waktu yang dilarang untuk mengerjakan shalat. Yakni setelah shalat Subuh, sampai naiknya matahari setinggi tombak, dan ketika berdirinya waktu Zuhur (tengah hari) sampai bergesernya matahari, dan sesudah shalat Ashar, sampai terbenamnya matahari.
Diriwayatkan Imam Muslim dari Amr bin Abbas As Sulami berkata, “’Tolong kabarkan kepadaku tentang shalat,’ maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab, ‘Kerjakanlah shalat subuh, kemudian jangan shalat ketika matahari sedang terbit sehingga dia meninggi, karena waktu tersebut sedang keluar dua tanduk setan, dan ketika itu orang-orang kafir sedang sujud (pada matahari). Kemudian jika matahari sudah meninggi, maka shalatlah, karena shalat pada waktu itu disaksikan dan dihadiri (oleh para malaikat) hingga pertengahan siang.” (HR Muslim)
Meski begitu, paling utama melaksanakan shalat istikharah di sepertiga malam terakhir. Karena saat itu Allah turun ke langit dunia.
“Tuhan kita yang Maha Agung dan Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia ketika telah tersisa sepertiga malam terakhir. Ia berfirman: Siapakah yang berdoa kepadaku, maka aku akan mengabulkannya, Siapa yang meminta kepadaku, maka aku akan memberikannya. Siapa yang memohon ampun kepadaku maka akan Aku ampuni.” (HR Bukhari dan Muslim)
Semoga Allah memudahkan urusan setiap muslim yang memohon petunjuk padaNya, aamiin.
Source: DBS
