Sahabat, masih ingatkah dengan wakaf sumur milik Utsman bin Affan? Ketika itu, Madinah tengah menghadapi musim paceklik. Air begitu sulit diperoleh hingga memaksa masyarakat Madinah membeli mahal ke pemilik sumur Raumah.

Utsman kemudian mendatangi pemilik sumur untuk membelinya. Setelah negosiasi yang pelik, Utsman pun dapat membeli sumur tersebut kemudian mewakafkannya untuk dimanfaatkan oleh seluruh rakyat Madinah.

1400 tahun kemudian, sumur Raumah masih mengalirkan air dan menjadi sumber pengairan kebun kurma yang kini dikelola oleh Departemen Pertanian Saudi.

Keuntungan yang diperoleh setengahnya disalurkan ke anak yatim, sedang setengahnya disimpan dalam bentuk rekening di bank atas nama Utsman Ibn Affan.

Melimpahnya jumlah tabungan tersebut kemudian digunakan untuk membeli tanah dekat Masjid Nabawi lalu dibangun hotel bintang lima. Hingga saat ini manfaat sumur itu masih dirasakan oleh masyarakat Madinah loh. Bahkan manfaatnya terus dikembangkan, mulai dari mengairi kebun kurma, hingga membangun hotel bintang 5 di dekat masjid Nabawi. Masya Allah!

Jamaah berdatangan menginap di sana, hingga omset hotelnya bisa mencapai puluhan juta per bulan. Lagi-lagi keuntungannya digunakan untuk kegiatan sosial.

Subhanallah, walau jasad tertimbun tanah, namun amal Utsman bin Affan terus mengalir.

 

 

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!