SF-UPDATE,– Masih dalam nuansa tahun baru 2017, cuaca di Pidie Jaya dan sebagian besar wilayah Aceh kurang bersahabat. Hujan yang hampir merata mengancam datangnya banjir. Di beberapa titik seperti Padang Tiji – Kabupaten Pidie, Kota Idi dan Peudawa di Aceh Timur, banjir dalam skala kecil, mulai mendera.

Bahkan hujan deras di awal malam tahun baru memaksa sebagian masyarakat di Padang Tiji harus mengungsi. Begitu juga di Paru Keude – Pidie Jaya, setelah hujan deras sepanjang malam, hari inipun beberapa kali hujan ringan “menganggu” pelaksanaan kerja.

Cuaca yang kurang bersahabat ini, disempurnakan dengan berulangkali padamnya listrik selama 2 hari dalam tahun 2017 ini. Sehingga para relawan harus menarik nafas panjang untuk menambah kesabaran.

Perkembangan terbaru, tim relawan telah menyelesaikan pemasangan dan penguatan rangka bangunan. Sehingga siang menjelang sore, tim memulai pemasangan rangka baja untuk atap.

Tahap awal, rangka baja yang dipasang hari ini adalah pada bagian depan (area Imam dan Mimbar). Rangka baja untuk atap ini memang sudah terlebih dahulu dirangkai oleh tim, bersamaan dengan proses pembuatan pondasi masjid.

Sebelumnya, pengerjaan rangka dan tiang-tiang utama masjid sudah tuntas dilaksanakan.

Masjid ini dibangun dengan teknis bongkar pasang. Sehingga pada saat masjid permanen selesai dibangun beberapa tahun mendatang, in syaa Allah. Masjid Sederhana ini masih bisa dibongkar dan dipindahkan ke tempat lain.

Hal ini sudah dilakukan terhadap Masjid Al Muhajirin di lokasi Pengungsi Rohingya Bayeun – Aceh Timur. Masjid yang dibangun oleh Sinergi foundation menjelang Ramadhan tahun lalu (Juni 2015), pada pertengahan Desember 2016 dipindahkan ke Pesantren Madinatud Diniyah – Bayeun. Hal ini dilakukan, mengingat lokasi pengungsian tersebut sudah kosong dan masjid sederhana tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan Pesantren di Bayeun.

Seperti diketahui, pasca gempa, masyarakat sekitar Paru Keude, terpaksa shalat Jum’at di halaman masjid, di antara puing-puing rumah Allah yang masih berserakan. Tim Sinergi Foundation (SF) bersilaturahim ke lokasi, dan menyampaikan gagasan “Masjid (Sederhana) Ramah Gempa”, Masyarakat begitu antusias.

Karena dari itu, kami mengajak segenap muslim untuk menyalurkan kepedulian via Program “Membangun Masjid, Membangun Kehidupan”. Bantu meringankan beban saudara kita yang sedang ditimpa musibah. Peduli kita, ringankan beban mereka.

Penulis : Sepriyanto Ketua Yayasan Sinergi Foundation

Editor : Maharevin

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!