Seharusnya, tak ada anak yang perlu menelan rasa bersalah karena meminta haknya atas pendidikan. Pendidikan semestinya menjadi bagian dari kebutuhan anak yang terpenuhi tanpa syarat selama masa pertumbuhan mereka.

Tapi, Fardan tahu kondisi ekonomi keluarganya tak mengizinkan ia bersikap demikian. Di hadapan ayah yang sedang sakit tuberkulosis dan ibu yang hanya bekerja sebagai buruh cuci, tunggakan biaya pendidikannya seperti tak punya tempat.

Ia hanya mampu memberi tahu orang tuanya, tanpa berani meminta. Orang tuanya pun hanya bisa mengusahakan, tanpa berani menjanjikan.

Alhamdulillah, jalan keluar datang dari arah yang sebelumnya tak Fardan pikirkan. Bantuan untuk membayar tunggakan pendidikan dari Sahabat Sinergi disalurkan kepadanya. Bantuan yang menjawab kekhawatirannya akan kehilangan kesempatan bersekolah.

Sahabat, bagi anak-anak yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi, setiap bantuan yang kamu titipkan menjadi harapan baru untuk mereka. Mari terus dukung anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berdaya dengan sedekahmu.

Klik www.dailysedekah.id

Atau transfer ke:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation

Hubungi kami untuk info dan konfirmasi di:
📲 Whatsapp/SMS 081-321-200-100

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!