Di hadapan kebuntuan akan situasi ekonomi, tak salah jika seseorang mengejar harapan terakhir yang dipikir dimilikinya. Langkah itulah yang diambil Bu Resa, bersama kedua anaknya. Bertiga, mereka berangkat dari Bogor menuju Subang, bermodalkan harapan kepada sanak keluarga untuk melanjutkan hidup.
Namun, perjalanan mereka terhenti di Bandung. Biaya perjalanan yang harus dikeluarkan rupanya lebih besar daripada yang diperkirakannya. Tak mungkin rasanya melanjutkan perjalanan hingga ke Subang.
Terjebak di kota orang, Bu Resa kembali menghadapi kebingungan. Untuk pulang pun rasanya sulit. Langkahnya kemudian membawa Bu Resa ke kantor Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM).
Setelah menumpahkan cerita kepada amil yang melayani, Bu Resa akhirnya mantap mengambil keputusan. Ia lebih memilih kembali ke Bogor, berusaha meminta keringanan untuk tunggakan kontrakannya dan kembali berupaya mencari pekerjaan lain.
Selama ini, Bu Resa berjualan nasi bakar untuk menghidupi keluarga. Sayangnya, penjualan yang menurun membuat kondisi ekonominya terdesak. Padahal, hanya ia yang menjadi pencari nafkah bagi keluarga setelah berpisah dengan suaminya 7 tahun lalu.
Untuk membantu Bu Resa dan anak-anaknya kembali ke rumah, SPM menyalurkan bantuan berupa tiket bus pulang ke Bogor. Semoga ada peluang dan rezeki yang lebih baik untuk Bu Resa dan keluarganya ya, Sahabat.
Kamu juga bisa membantu lebih banyak orang seperti Bu Resa dengan menunaikan zakat melalui www.sinergizakat.id
Atau bisa juga lewat transfer ke:
💳 BSI 700.097.4107 a.n Sinergi Foundation
💳 Permatabank Syariah 3773000432 a.n Sinergi Foundation
Untuk informasi dan konfirmasi di:
📞 081-321-200-100
