Sahabat, setuju nggak kalau setiap anak berhak untuk bebas dan merdeka dalam bersekolah?
Nggak ada anak yang berhak menuntut ilmu sambil memikul rasa minder karena seragamnya nggak baru. Nggak ada anak yang harus sedih karena nggak punya buku dan alat tulis layak.
Kenyataannya, banyak anak yang masih belum merdeka dalam belajar. Mereka berjuang jadi generasi cerdas bangsa dengan perlengkapan seadanya.
Untungnya, masih banyak Sahabat yang mau hadirkan aksi nyata untuk bebaskan mereka dari belenggu ekonomi yang menghambat mereka dalam belajar. Dampak aksi nyatamu dirasakan oleh sepasang anak kembar Bu Rini. Keduanya baru masuk SD. Tapi, karena penghasilan sang Ibunda sebagai tukang pijit dan buruh cuci yang tidak memadai, mereka tak bisa masuk sekolah berbekal seragam dan buku baru.
Keduanya harus menggunakan seragam pinjaman dan buku tulis seadanya.
Alhamdulillah, kebaikanmu melukiskan senyum dan semangat baru di wajah mereka. Kini, mereka bisa mengenakan seragam baru yang masih bersih, dan buku-buku tulis yang siap menjadi saksi perjuangan menjadi generasi cerdas bangsa ini.
