Tingkat ketakwaan seseorang memang terkadang mengalami fluktuasi. Di bulan Ramadhan naik drastis, setelah Ramadhan berlalu mendadak terjun payung.
Karenanya, setiap individu harus mampu menjaga ketakwaan masing-masing.
Ustadz Zulfahmie menekankan hal ini saat menyampaikan materi dalam kajian mustahik bertajuk “Syawal Takwa Dikawal” yang digelar di Masjid Ad Dakwah pada Kamis (24/4). Sebanyak 125 orang peserta memadati masjid, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Alhamdulillah, semangat belajar para mustahik mampu mengalahkan derasnya hujan yang mengguyur Bandung sore itu.

Ustaz mengajak para jamaah untuk terus memohon perlindungan kepada Allah dari sifat malas, agar mereka bisa menjaga semangat ibadah yang telah terbentuk selama bulan Ramadhan.
Selain menyampaikan materi, pemateri juga memberikan tugas khusus kepada para mustahik, yaitu menghafalkan doa yang berkaitan langsung dengan tema kajian. Doa ini bertujuan untuk membantu mereka melindungi diri dari kemalasan dan berbagai sifat negatif lainnya. Berikut doanya:
Allohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazani wa a’uudzubika minal ‘ajzi walkasali, wa a’uudzubika minal jubni wa bukhli, wa a’uudzubika min gholabatid-daini wa qohrirrijaal.
Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, Aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, Aku berlindung kepada-Mu daripada tekanan utang dan kezaliman manusia.”
Sahabat juga bisa menghafal dan mengamalkan doa ini, ya!
