“Katanya, kalau masih kecil belum ngerti apa-apa. Tapi, aku udah harus mandiri karena situasi.”
“Aku ngerti caranya pergi ke sekolah sendiri, nyiapin perlengkapan sekolah sendiri, dan ngurusin adikku sendiri.”
“Halo kakak-kakak yang baik, namaku Sri.”
“Umurku baru 8 tahun. Aku udah gak punya ayah yang bisa mengantar sekolah. Ayahku meninggal karena sakit waktu aku masih kecil.”
“Dan ibuku gak di rumah karena harus cari nafkah.”
“Mungkin bagi kakak-kakak aku masih kecil. Tapi aku udah ngerti kok kalau hidup itu susah dan harus berjuang. Apalagi kalau punya mimpi tinggi.”
“Oh ya, mimpiku tuh jadi dokter! Menurut kakak-kakak, aku bisa kan jadi dokter? Aku rajin belajar kok!”

(Sri, anak yatim duafa penerima manfaat program yatim di Sinergi Foundation)
Meski kehidupannya tak mudah, Sri nggak mau menyerah dan kalah. Dia tetap ingin melanjutkan sekolah yang tinggi dan berani bermimpi dengan lantang.
Sri terkendala perlengkapan sekolah dan sepatu yang sudah usang.
Maukah Sahabat membantu Sri dan banyak anak-anak Indonesia yang bernasib sama?
Mari bersamai para anak yatim peroleh pendidikan layak demi masa depan yang lebih baik!
Bantuan dari kita akan disalurkan dalam bentuk :
- Tunggakan SPP
- Perlengkapan sekolah (Tas, Sepatu, Peralatan Tulis)
- Biaya kelulusan
- Dan keperluan pendidikan lainnya
Disclaimer : 80% donasi yang terhimpun akan disalurkan untuk program pendidikan anak yatim, 20% juga akan disalurkan untuk kegiatan syiar dakwah kelembagaan, sebagaimana yang tercantum dan tidak bertentangan dengan peraturan perundangan.
