Kegelapan, tak hanya dimaknai sebagai keadaan tanpa cahaya, melainkan juga kondisi hati manusia yang jauh dari petunjuk Allah. Ketika cahaya tauhid sirna, maka hati dan akal manusia seketika diselimuti oleh kegelapan yang pekat.

Mengenai hal tersebut, Abu Bakar Ash Shiddiq berwasiat, “Kegelapan itu ada lima dan pelitanya pun ada lima…barangsiapa teguh memegang lima pelita itu maka ia akan selamat di dunia dan akhirat.”

Berikut kegelapan dan pelita yang dimaksud oleh Abu Bakar;
1. Kegelapan terjadi akibat dari terlalu cintanya manusia kepada kehidupan dunia, dan cahaya yang menghilangkannya adalah taqwa.

2. Kegelapan akibat dosa, dan sinar yang akan mesirnakannnya adalah taubat.

3. Kegelapan di alam kubur, dan yang akan menyinarinya adalah kalimat tauhid ‘la ilaha illallah’.

4. Kegelapan yang ada di akhirat sebagaimana keadaannya, dan hanya dapat disinari dengan amal kebaikan.

5. Bahwa titian atau jembatan di hari akhir nanti sangatlah gelap, dan yang akan menerangi perjalanan kita melewati jembatan itu adalah keyakinan.

Demikian nasehat Abu Bakar mengenai lima kegelapan yang harus disiapkan penerangnya. Semoga Allah selalu memudahkan langkah kita untuk membenahi diri. (Source: berbagai sumber)

www.sinergifoundation.org

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!