“Orang yang paling baik adalah orang yang hatinya bersih dan lisannya jujur.”
Demikian salah satu penggalan hadits yang dibacakan Ustadz Maman Surahman, Lc. dalam kajian Ahadits Ishlahul Qulub bulan Mei. Agenda ini masih menjadi bagian dari SF Mengaji yang diadakan rutin setiap bulan. Sebuah kegiatan yang diselenggarakan untuk menumbuhkan dan mengokohkan keimanan dalam hati.

Rabu (6/5) tema kajian yang dibawakan oleh Ustadz Maman adalah tentang “Hati yang Bersih”. Disebutkan bahwa orang yang hatinya bersih adalah yang di dalamnya tidak terdapat permusuhan dengan Allah SWT, permusuhan dengan manusia dalam bentuk kezhaliman, kebencian pada manusia dalam bentuk dendam, serta tidak ada hasad.
Ustadz Maman juga menyinggung lisan yang merupakan gerbang menuju hati. Jika lisan kita jujur, anggota tubuh lainnya juga akan istiqamah, sebab lisan adalah ungkapan dari hati.

“Iman tidak akan sempurna jika lisan tidak baik. Dan lisan tidak sempurna apabila hatinya tidak baik,” tutur Ustadz Maman.
Menjelang akhir kajian, Ustadz Maman menyampaikan perlunya kita berdoa untuk menjaga hati tetap bersih. Ia juga menganjurkan setiap Muslim untuk terus menghayati tilawah dan setiap ibadah yang dilakukan.
Semoga kita bisa senantiasa tumbuh menjadi Muslim yang berdaya dengan hati yang bersih.
