Beliau adalah Bu Rina Marlina, seorang single mother yang bekerja sebagai pengepul. Beliau berjuang menghidupi kedua anaknya sendiri. Sehari-hari beliau berkegiatan mengepul dan mengumpulkan barang-barang bekas dengan menggunakan gerobak dorong. Tidak banyak memang penghasilan yang didapat, hanya Rp15.000 per hari.

Sudah 1 tahun lebih sang suami tidak ada kabar, namun beliau tidak bisa hanya menunggu dan menunggu. Beliau berjuang, demi pendidikan dan kehidupan yang layak bagi sang anak sulung yang berusia 12. Sedang si kecil yang baru berusia 4 tahun, dengan cerianya menemani setiap langkah sang ibu dalam mengumpulkan barang-barang tak terpakai.

Beliau tinggal mengontrak di Rusunawa, Sadang Serang. Keputusannya untuk mengontrak dikarenakan tidak ada sanak famili yang berupaya membantu meringankan bebannya.

Kehidupan yang layak bagi kedua anaknya adalah harapan dari Ibu Rina. Namun untuk saat ini beliau hanya bisa berjuang sembari berserah diri kepada Sang Maha Pencipta. Sembari menyempurnakan ibadah, beliau berdoa agar segera menemukan secerca harapan untuknya.

Ibu adalah sosok yang menjadi panutan bagi anak-anaknya. Sebagaimana dalam riwayat Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW pernah berkata bahwa yang harus dimuliakan adalah ibu, ibu, ibu, lalu ayah.

Peran inilah yang sedang dijalankan oleh Ibu Rina Marlina, sosok ibu yang tangguh menopang tanggungjawab kedua anak tercinta di pundaknya.

Kisah Ibu Rina Marlina mengetuk pintu hati tim Sinergi Foundation untuk membantu meringankan beban beliau, dengan memberikan satu paket sembako. Mudah-mudahan selalu terbuka pintu rezeki dan kemuliaan atas apa yang Ibu Rina Marlina perjuangkan untuk dirinya dan kedua anaknya.

Sahabat, Bu Rina dan mustahik lainnya bisa terbantu karena donasi zakat & sedekah sahabat. Yuk bantu lebih banyak orang dengan berdonasi di kami!

Klik di sini

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!