Bagaimana Hukumnya Berwakaf?

Berita

Wakaf hukumnya sunnah. Meski begitu, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan wakaf sebagai amalan yang akan menjadi bekal untuk akhirat. Hal ini mengacu pada hadits Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam,

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang diambil manfaatnya, anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim)

Begitu pentingnya amal wakaf ini hingga saat sahabat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, Abu Thalhah (Zaid bin Sahl) bergegas melaksanakannya setelah mendengar firman Allah yang berbunyi,

“Sekali-kali kamu tidak akan sampai pada kebaikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Abu Thalhah pun segera menemui Nabi untuk menyerahkan kebun yang paling dicintai, kebun Bairuha. Hal ini dilakukannya guna menyempurnakan amalan, terutama sebagai bekal di akhirat kelak.

Sahabat, wakaf masihlah bagian dari sedekah. Namun wakaf memiliki beberapa spesifikasi yang unik dan istimewa sehingga membedakannya dengan sedekah lainnya.

Diantara keunikan wakaf antara lain:

1). Manfaat yang berkelanjutan
Sedekah biasa umumnya manfaat yang dihasilkan langsung habis sekali pakai. Misalnya, ketika kita datang ke daerah bencana untuk membagikan makanan, tentu tindakan itu berpahala besar karena memang dibutuhkan oleh banyak orang.

Tetapi kalau kita membangun kembali fasilitas umum yang manfaatnya bisa terus menerus dirasakan oleh para korban bencana, tentu pahalanya akan terus menerus kita terima. Seperti itu pulalah wakaf.

2). Pahala yang Kekal
Karena manfaat wakaf itu terus bisa didapat dan dirasakan, maka setiap kali ada manfaat yang didapat, pahalanya pun diberikan oleh Allah.

Kalau benda atau harta yang kita wakafkan terus masih aktif memberikan manfaat kepada orang banyak selama 100 tahun misalnya, maka kita akan terus menerus menerima pahala selama 100 tahun.

3). Adanya pengelola, jadi tidak terbengkalai.
Pengelola wakaf (Nadzhir) dibutuhkan untuk memastikan apakah harta wakaf itu tetap terus bisa memberikan manfaat yang besar kepada pe-wakaf atau tidak.

Di pundak pengelola wakaf itulah ada beban dan tanggung jawab yang berat. Maka dari itu Sinergi Foundation mengemban amanah untuk bisa terus menerus mengirimkan pahala kepada pe-wakaf, baik ketika masih hidup atau pun setelah meninggalnya.

Sahabat tertarik untuk investasi dengan manfaat yang mengalir terus di dunia maupun akhirat?

Klik DONASI di sini

Sumber DBS

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!