Peresmian Desa Sedekah di Kampung Ancol, Desa Cibeureum, Kec. Kertasari, Kab. Bandung, Kamis (3/2) diiringi dengan gelak antusias warga. Sebanyak 80 KK di desa tersebut terlibat dalam keanggotaan program ini.
Kepala Desa Cibeureum, Efi Nurtaufik Hidayat, berharap program ini bisa diadopsi di banyak tempat. Menurutnya, ini bisa membangkitkan kepedulian warga desa untuk saling bantu lewat sedekah yang terkumpul.
Desa Sedekah adalah sebuah ajakan untuk menghidupkan kembali tradisi saling bantu dengan sedekah. Di Sunda sendiri dikenal dengan sebutan perelek. Perelek atau Beas Perelek adalah tradisi pengumpulan beras atau uang, dari warga yang mempunyai kelebihan untuk warga yang kesusahan pangan dan butuh bantuan materil.
Setiap peserta yang ikut bergabung di Desa Sedekah, diberikan katung atau perelek (kencleng sedekah) di tiap rumah. Dalam sebulan, peserta akan menyetorkan dana yang terkumpul di perelek itu kepada petugas pengelola Desa Sedekah yang berasal dari warga desa itu sendiri.
Dalam peresmian ini, Sinergi Foundation juga turut menyalurkan 29 paket sembako, 2 kursi roda, 1 tongkat kaki serta menggelar penyuluhan untuk ibu hamil dan pemeriksaan kesehatan gratis lewat Rumah Bersalin Cuma-Cuma.



