CEO Sinergi Foundation menanggapi berita fahisyah seorang pria terhadap 21 santriwatinya yang belakangan menjadi pembicaraan hangat. Tanggapan ini dikeluarkan usai beberapa pihak menanyakan kaitan kasus ini dengan lembaga yang ia pimpin.
Menurutnya, nama Yayasan Komplek Sinergi yang disebut sebagai lokasi tindak amoral tersebut, sama sekali tidak ada kaitannya dengan Sinergi Foundation. Kesamaan nama ‘sinergi’ hanya kebetulan semata.
Sinergi Foundation sendiri berada di bawah naungan Yayasan Semai Sinergi Umat, yang nama yayasannya resmi disandang sejak 2011. Kendati demikian, kontribusi untuk umat melalui program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi telah dilakukan sejak 2002 dengan nama Dompet Dhuafa Bandung.
Ia mengutip pula tanggapan MUI, yang meminta umat untuk tidak mengaitkan kasus ini dengan lembaga keagamaan dan sejenisnya. Sebab ini adalah tindakan fahisyah (keji), yang tidak diajarkan dalam Islam, dan tentu tidak menjadi kiblat bagi lembaga mana pun untuk dilakukan. []
