Bank sampah yang diinisiasi Alumnus program Impact Entrepreneur, Yusuf Taziri, tidak hanya atasi sampah di Kp. Pamipiran, Ds. Pageursari, Kec. Pageurageung, Tasikmalaya, tapi juga turut mengubah kebiasaan warga setempat.
“Sebelumnya, kebanyakan warga membuang sampah di bantaran sungai. Meski dari luar desa ada program pembersihan sampah, tapi keesokan harinya sampah kembali menumpuk” jelas Yusuf.
Alhamdulillah, setelah bank sampah ini hadir, pelan-pelan warga beralih. Mereka bahkan membedakan sampah organik dan anorganik. “Walaupun masih diletakkan dalam 1 karung, tapi untuk sampah basah sudah ada beberapa orang yang memisahkannya dalam 1 kresek sendiri.”
Dan dapat kita lihat, bantaran sungai yang tadinya tandus dan penuh dengan tumpukan sampah, kini kembali hijau. Alhamdulillah!
—
Program Impact Entrepreneur merupakan program beasiswa mahasiswa dalam melahirkan calon entrepreneur berjiwa sosial. Setelah melewati masa pembinaan selama 2 tahun, kini para alumnus awardee terjun mengembangkan potensi desa agar warga setempat lebih berdaya.
