Wakaf Produktif Adalah Investasi Kebaikan Jangka Panjang

Inspirasi

Meski sama-sama sedekah, tapi wakaf berbeda loh dengan sedekah. Sebab dengan berwakaf, berarti kita berinvestasi kebaikan dan pahala dalam jangka panjang.

Hal ini karena wakaf biasanya berbentuk harta atau aset yang diproduktifkan. Sehingga bisa dikelola untuk diambil manfaatnya.

Karena itu Rasulullah amat menganjurkan umatnya untuk memiliki amal jariyah (wakaf) ini sebagai bekal akhirat. Karena dari wakaf produktif akan terus mengalirkan kebaikan. Sebab yang disedekahkan adalah hasil pengelolaannya, tidak seperti sedekah.

Seperti yang dilakukan sahabat Rasulullah, Umar bin Khattab. Setelah mendapatkan jatah bagian kebun di Khaibar, beliau pun segera mewakafkannya agar lebih bermanfaat. Adapun hasil pengelolaannya, kemudian disedekahkan untuk fakir miskin, kerabat, budak, para tamu, dan Ibnu Sabil.

“Jika kamu berkenan, tahanlah pokoknya dan sedekahkan (hasilnya), tidak dijual, tidak dihibahkan, dan tidak diwariskan. Ibnu Umar berkata: “Umar menyedekahkannya (hasil pengelolaan tanah) kepada orang-orang fakir, kaum kerabat, hamba sahaya, sabilillah Ibnu sabil, dan tamu, dan tidak dilarang bagi yang mengelola (nazhir) wakaf makan dari hasilnya dengan cara yang baik (sepantasnya) atau memberi makan orang lain dengan tidak bermaksud menumpuk harta.” (HR Bukhari dan Muslim)

Masya Allah, makanya gak heran, wakaf bisa menjadi investasi akhirat karena manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat. Kebaikan inilah yang kemudian mengalirkan berkah dan pahala tak terputus bahkan setelah kita meninggal.

Jadi, udah siap berwakaf hari ini? KLIK LINK bit.ly/WakafProduktifSinergi

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!