Utamanya Menyembunyikan Sedekah

Berita, Laporan Penyaluran

Beberapa waktu terakhir ini kita sering kali melihat konten atau video bertema berbagi. Baik itu berbagi uang maupun bentuk lainnya. Hal ini memang baik, karena dapat memberi teladan agar ditiru oleh orang banyak.

Meski begitu, akan lebih baik jika sedekah atau amal baik dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Sebab dengan menyembunyikan sedekah adalah untuk menjaga niat dan keikhlasan dalam berbagi ke sesama. Karena yang namanya niat, mudah sekali berubah. Maka, salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan untuk menjaga kemurnian hati, dengan menyembunyikannya dari orang lain.

“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu…” (QS Al Baqarah: 271)

Karena itu, dalam setiap amal dan sedekah yang dilakukan, jadikanlah Allah semata yang menjadi saksi atas kebaikan dan amal yang dikerjakan. Wakafa billahi syahida, cukuplah Allah yang menjadi saksi.

Hikmah dari menyembunyikan sedekah ini dapat kita petik hikmahnya dari kisah Imam Ali Zainal Abidin. Beliau senantiasa membagikan sekarung gandum untuk orang-orang miskin di Madinah saat malam tiba selama bertahun-tahun lamanya.

Tak ada yang mengetahui sosok sang dermawan, kecuali satu orang saja. Namun, ia diminta untuk merahasiakannya dengan hati-hati.

Hingga suatu ketika tersiar kabar seorang imam dan ulama terkemuka wafat. Ketika jenazahnya hendak dimandikan, ditemukan banyak memar dan lebam, layaknya orang yang sering mengangkat beban di punggung.

Khawatir menjadi fitnah, akhirnya sang pemegang rahasia berbicara, “Itu adalah bekas karung-karung tepung dan gandum yang biasa diantarkan oleh Imam Ali bin Zainal Abidin ke rumah-rumah warga di Madinah pada malam hari.”

Mengetahui hal itu, rasa haru dan kesedihan menyelimuti warga Madinah. Bukan karena tidak akan mendapatkan kiriman gandum, melainkan telah ditinggal oleh ulama dan imam yang begitu peduli terhadap warganya.

Dibanding menampakkan sedekahnya, Imam Ali memilih untuk bersedekah di waktu sunyi agar terhindar dari sikap takabur, ujub, dan pamer (riya). Sebab, hal-hal yang demikian itu dapat merusak nilai-nilai keikhlasan dan ketulusan.

Namun berbeda jika Sahabat bersedekah melalui Sinergi Foundation. Sahabat, perlu melakukan konfirmasi agar sedekah yang Sahabat titipkan disalurkan tepat guna. Apakah untuk program kesehatan, pendidikan, atau pemberdayaan.Jangan lupa hubungi kami setelah tunaikan sedekah yaa! Klik di sini

Info dan konfirmasi di:
WA Center 081 321 200 100

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!