Tata Cara Shalat Gerhana

Berita

Alhamdulillah, di tanggal 26 Mei 2021 kita dapat kembali menyaksikan gerhana bulan total periege atau Super Blood Moon. Fenomena ini terakhir terjadi pada tahun 2019.

Tapi kesempatan itu jangan membuat kita lalai ya, Sahabat. Gerhana bulan bukan sekadar peristiwa alam melainkan juga bukti keesaan Allah dalam mengatur semesta. Jadi, daripada nongkrong dan liatin aja, mending laksanakan juga ibadah sebagai rasa syukur kita.

Diantara amalan yang bisa kita kerjakan selama gerhana bulan terjadi yakni: mengerjakan shalat gerhana, memperbanyak dzikir, menyeru jamaah tanpa adzan atau iqamah, berkhutbah setelah shalat gerhana, juga perbanyak sedekah.

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR Bukhari)

Tata Cara Shalat Gerhana

Tata caranya tidak berbeda dengan shalat sunnah rawatib. Yang membedakan hanya saat ruku’. Meski hanya 2 rakaat, tetapi dalam shalat gerhana terdapat 4 ruku’.

Pada rakaat pertama, setelah ruku’ tidak langsung i’tidal, melainkan kembali berdiri untuk membaca surah Al Fatihah dan surah lainnya. Kemudian ruku’ kedua, i’tidal, sujud, dan duduk diantara dua sujud. Proses ini kemudian diulang pada rakaat kedua hingga tahiyat akhir.

Yuk tunaikan amalan-amalan ini!

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!