Riya, Perbuatan Tercela yang Bisa Hapus Amal Baik

Berita

Home » Berita » Riya, Perbuatan Tercela yang Bisa Hapus Amal Baik

Lagi shalat, cekrek, upload instagram. Lagi shaum, cekrek, share di Facebook. Lagi bantu nenek-nenek nyeberang, cekrek, upload di Twitter.

Jika niatnya untuk memberi contoh, ini masih dibolehkan. Karena sesama muslim haruslah memberi teladan yang baik untuk ditiru. Tapi apa jadinya jika dimaksudkan untuk mendapat pujian (riya)? Ini yang berbahaya.

Secara sederhana, riya adalah melakukan suatu amalan namun tidak untuk mencari keridhaan Allah, tetapi untuk mencari popularitas atau pujian. Dalam Islam, sikap riya seringkali disebut sebagai syirik kecil atau ringan.

Walaupun disebut kecil, tapi ganjaran dari perbuatan ini tidak ringan loh. Allah akan mencabut pahala dari amal baik yang dilakukan dengan tujuan riya atau pamer. Sehingga kita akan dikumpulkan di akhirat dalam keadaan miskin amal. Na’udzubillah..

Dari Mahmud bin Labid, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “’Sesungguhnya yang paling kukhawatirkan akan menimpa kalian adalah syirik ashgor.’ Para sahabat bertanya, ‘Apa itu syirik ashgor, wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Riya.

Allah Ta’ala berkata pada mereka yang berbuat riya pada hari Kiamat ketika manusia mendapat balasan atas amalan mereka: ‘Pergilah kalian pada orang yang kalian tujukan perbuatan riya di dunia. Lalu lihatlah apakah kalian mendapatkan balasan dari mereka?’” (HR Ahmad)

Tapi beda ya dengan report penyaluran di Sinergi Foundation. Report ini merupakan bentuk tanggung jawab Sinergi Foundation kepada para donatur yang telah menitipkan amanahnya. Alhamdulillah, kebaikan mereka telah diterima oleh kalangan yang tepat.

Jadi, tak ada maksud untuk riya ya Sahabat 😀

www.sinergifoundation.org

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti
×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!
Powered by