wakaf, pengelolaan wakaf, brunei darussalam, majelis ugama islam

Pengelolaan Wakaf di Brunei Darussalam

Wakaf juga dikembangkan di negara Brunei Darussalam lho, Sahabat. Untuk pengelolaannya diserahkan kepada Majlis Agama Islam Brunei Darussalam. Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Negara Brunei Darussalam yaitu Akta Majelis Ugama Islam dan Mahkamah-Mahkamah Kadi Penggal 77 dalam bab 98 dan 100.

Kemudian, harta wakaf yang dikelola oleh Majlis Agama Islam ini dibagi menjadi wakaf Khas dan wakaf Am. Kedua jenis wakaf dibedakan berdasarkan ditentukan atau tidaknya pemanfaatan wakaf dalam ikrar yang diucapkan oleh pewakaf (wakif).

Untuk wakaf Khas, wakif telah menentukan sendiri pemanfaatan wakafnya. Misalnya, tanah yang akan diwakafkan diperuntukkan untuk membangun masjid. Sedangkan wakaf Am belum ditentukan pemanfaatannya. Sehingga Majlis Ugama Islam bebas menentukan pengelolaannya.

Secara prosedur perwakafan di Brunei ada yang tidak terdaftar dan terdaftar. Untuk wakaf tidak terdaftar biasanya hanya berupa lisan antara pengelola (nazhir) dan wakif, bahkan ada juga nazhir tidak mengetahui ada wakif yang berwakaf. Sedangkan wakaf terdaftar, ada bukti berupa surat wakaf resmi dari Majlis Ugama Islam selaku nazhir.

Selain tanah, Brunei Darussalam juga mengenal wakaf tunai. Hanya saja, wakaf tunai yang disalurkan tidak diproduktifkan dalam sektor perniagaan. Melainkan digunakan untuk pembinaan dan perluasan masjid, sekolah agama, perbaikan perkuburan dan kepentingan umum.

Begitu pun pada wakaf tanah. Sebagian besar dimanfaatkan untuk membangun tempat ibadah, Taman Pendidikan Quran, atau makam. Dan kebanyakan wakaf di Brunei masih berbentuk masjid dan Mushala.

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by