Membatalkan Wakaf, Boleh?

Berita

Sahabat, kerap kali ada berbagai alasan yang mengurungkan niat kita untuk berbuat baik, termasuk dalam wakaf. Pada dasarnya, membatalkan wakaf tidaklah dianjurkan. Harta yang telah kita wakafkan, sejatinya telah berpindah dari kita sebagai wakif menjadi milik Allah SWT.

Pun setelah harta tersebut diwakafkan, harta ini tak bisa berpindah tangan ke orang lain, termasuk ahli waris. Hal ini tersebut dalam sabda Rasulullah, “Bila engkau suka, kau tahan (pokoknya) tanah itu, dan engkau sedekahkan (hasilnya), tidak dijual, tidak dihibahkan, dan tidak diwariskan…” (HR Bukhari)

Dalam kitab Al Mabsuth, Abu Yusuf dan Muhammad menegaskan hal ini. “Harta, bila diwakafkan tidaklah menjadi milik pewakaf lagi. Tetapi, dia hanya berhak menahan benda pokoknya, agar tidak dimiliki orang lain. Oleh karena itu, bila pewakaf meninggal dunia, ahli warisnya tidak mewarisi harta wakafnya.”

Dengan demikian, harta benda wakaf telah menjadi milik Allah seutuhnya. Benda tersebut tak bisa dijual, dihibahkan, maupun diwariskan.

Namun sahabat, perlu diingat, jika kita menitipkan ke nazhir professional, tak perlu ada kekhawatiran harta wakaf tersebut akan disalahgunakan. Misalnya bersama Sinergi Foundation, harta yang diwakafkan insya Allah berdayaguna, diproduktifkan hingga melahirkan manfaat lebih luas pada sesama.

Manfaat yang Kekal

Sedekah biasa umumnya manfaat yang dihasilkan langsung habis sekali pakai. Misalnya, ketika kita datang ke daerah bencana untuk membagikan makanan, tentu tindakan itu berpahala besar karena memang dibutuhkan oleh banyak orang.

Tetapi kalau kita membangun kembali fasilitas umum yang manfaatnya bisa terus menerus dirasakan oleh para korban bencana, tentu pahalanya akan terus menerus kita terima. Seperti itu pulalah wakaf.

Pun, karena manfaat wakaf itu terus bisa didapat dan dirasakan, maka setiap kali ada manfaat yang didapat, pahalanya pun diberikan oleh Allah.

Kalau benda atau harta yang kita wakafkan terus masih aktif memberikan manfaat kepada orang banyak selama 100 tahun misalnya, maka kita akan terus menerus menerima pahala selama 100 tahun.

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti
×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!