Ini Tanggapan Ustadz Adi Hidayat tentang Zakat Penghasilan

Artikel Zakat, Berita

Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai zakat penghasilan atau zakat profesi.

Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan atau gaji yang didapat dari bekerja di profesi seperti insinyur, dokter, desainer, copywriter atau pekerja semisalnya.

Dalam harta profesi ini, para ulama berbeda pendapat dalam hasil pendapatan dan cara mengeluarkan zakatnya.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan pandangannya terkait zakat penghasilan, sepert yang kami kutip dari video kajian di channel youtube Klasik Adi Hidayat.

“Keluarkan zakatnya dari penghasilan (hasil usaha) terbaik yang pernah kita dapatkan (Al-Baqarah : 267), Dalam ayat itu, zakat profesi disandingkan dengan zakat pertanian dan perkebunan,” ungkapnya.

Ustadz Adi juga mengatakan di dalam Al-Quran zakat itu terkadang disebut dengan sedekah ataupun infak.

“Zakat itu kadang disebut dengan shadaqah, kadang infaq di dalam quran. Al-Baqarah : 267, keluarkan zakatnya dari penghasilan (hasil usaha) terbaik yang pernah kita dapatkan. Dalam ayat itu, zakat profesi disandingkan dengan zakat pertanian dan perkebunan.”

“Karena itu, para ulama kemudian menyandingkan zakat profesi, tentang cara pengeluarannya, dengan zakat perkebunan dan pertanian. QS. Al-An’am : 141, keluarkan hak zakatnya pada saat dia dipanen,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan, zakat penghasilan dikeluarkan ketika menerima penghasilan, layaknya zakat pertanian.

“Nah panen ini kalau dalam profesi, saat menerima gajinya. Ada yang awal bulan, ada yang akhir, saat itu dikeluarkan zakat profesinya. Apabila sudah mencapai nishabnya.”

Mengenai hitungan zakatnya, ia pun memberikan contoh dalam video kajian tersebut.

“Berapa batasannya (nishab)? 520 kg beras. Misal 1 kg harga 8ribu, 520 x 8 ribu, berarti nishabnya Rp 4.160.000. Hitungan zakatnya = penghasilan total – hutang. Kalau hasilnya sudah mencapai nishab, maka dikeluarkan 2,5 % nya.”

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!