Bantu Petani dan Mahasiswa terdampak Covid

Home » Campaign » Bantu Petani dan Mahasiswa terdampak Covid

Semenjak pengumuman resmi terkait pasien positif corona dipublikasikan tanggal 2 Maret 2020 lalu, jumlah kasusnya kini mencapai angka ribuan dan disinyalir akan terus bertambah.

Untuk memutus rantai penularan, pemerintah dan tim medis mendukung anjuran untuk #diRumahAja, Work From Home (WFH), social dan physical distancing, serta menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan.

Tak hanya itu, bahkan belakangan ini aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diterapkan di sejumlah daerah. Di Jawa Barat, aturan PSBB telah diterapkan sejak 15 April 2020. Setelah penerapan aturan PSBB, dapat terlihat, semakin sedikit orang yang berkegiatan di luar rumah.

Walaupun tujuan dari aturan ini baik, tentu kita tak bisa menutup mata dengan dampak yang dirasakan para pedagang, kuli bangunan, buruh cuci, dan pekerja informal lainnya yang tidak bisa mudik ke kampung halaman. Pun termasuk mahasiswa.

Meski jarang terekspos, kondisi para mahasiswa ini juga tak kalah terhimpit. Dengan bekal seadanya dari desa, mereka berikhtiar mencari ilmu di kota besar. Namun semenjak pandemi ini mewabah, tak hanya kesulitan mendapatkan penghasilan tambahan dari kerja sampingan, tapi juga menahan mereka untuk tidak kemana-mana.

Bantuan paket Makanan Sehat Ramadhan menjadi salah satu penolong bagi mahasiswa ini.

Paket Makanan Sehat Ramadhan merupakan program kolaborasi Sinergi Foundation dengan Knowlej.id x masukunpad bersama partner mereka yaitu MRT Jatinangor, PMII Sumedang, Desa Produktif Nanggerang, dan Media @Anak.Unpad dalam pengadaan makan berbuka bagi 1.000 mahasiswa yang terdampak corona di kawasan pendidikan di Sumedang untuk membantu mehasiswa bertahan di tengah pandemi.

Nantinya, Sahabat tak hanya membantu menyediakan menu berbuka untuk mahasiswa terdampak COVID-19, tapi juga turut memberdayakan ibu PKK dan petani Desa Nanggerang, Kab. Sumedang. Sebab, paket makanan sehat Ramadhan yang diterima para mahasiswa ini berasal dari hasil pertanian dan ibu PKK di sana.

Belum ada kabar terbaru.

×