ramadhan, update status, hukum islam, media sosial,

Bagaimana Hukum Update Status Saat Ramadhan?

Zaman sekarang, update status di media sosial seakan menjadi keharusan. Tahukah sahabat, dalam Islam, ada rambu-rambu yang mengatur ini lho. Apalagi di bulan Ramadhan, jangan sampai perilaku kita menodai kehormatan bulan mulia.

Lalu apa saja rambunya?

Menurut anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, DR Oni Sahroni, MA., setidaknya ada tiga yang harus diperhatikan. Pertama, kontennya harus positif dan sesuai dengan rambu-rambu syariah.

“Maka konten-konten pornografi tidak diperbolehkan, atau konten-konten lain yang tidak ada manfaatnya,” katanya, dilansir dari Republika.

Kedua, tidak membuka aib diri sendiri, keluarga, atau orang sekeliling. Ustadz Oni menuturkan, jika ingin curhat di media sosial, maka bisa diisi dengan doa dan harapan baik saja dan tidak mengumbar keburukan.

“Ketiga, tidak menghina dan menghujat sesama,” katanya.

Semua rambu ini, ia menjelaskan, ini sesuai dengan anjuran Sang Nabi, yakni falyaqul khairan aw li yasmut (berkata baik atau diam). Dengan mengikuti aturan ini, ia berharap perilaku kita di bulan Ramadhan maupun bulan berikutnya senantiasa dinaungi kebaikan dan keberkahan. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by