Sinergi Foundation Gelar Workshop Pengembangan Potensi Desa

SF-UPDATE,– Sinergi Foundation terus menggenjot rencana perluasan titik-titik program Lumbung Desa (lumdes). Di antaranya dengan mengundang belasan aktivis pembangun desa dari pelbagai daerah dalam sebuah Workshop bertajuk “Penguatan Program Lumbung Desa”. Workshop tersebut menghadirkan Dewan Pembina Sinergi Foundation, Erie Sudewo sebagai pembicara. 

Kegiatan ini dihadiri 19 peserta yang merupakan perwakilan dari 13 desa potensial. Yaitu dari wilayah Cianjur, Ciamis, Sumedang, Garut, Indramayu, Ciwidey, dan Tasikmalaya.

Setiap peserta yang hadir diwajibkan membawa dua contoh produk yang menjadi potensi daerah masing-masing. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta lain potensi yang bisa dikembangkan, di luar turunan produk pertanian yang telah diolah. Selain itu, diwajibkan pula mengajak seorang partner dari desa yang akan sama-sama mengembangkan program LD.

“Saya berharap dengan workshop ini peserta yang hadir dapat memahami filosofi cum konsep Lumbung Desa dan menjadi mitra yang amanah,” kata CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia saat membuka kegiatan, di Gedung Wakaf aula Training Center, Jl. Sidomukti No. 99 H, Bandung, Kamis (6/4/2017).

Sementara itu, Erie Sudewo yang mengisi di sesi pertama membahas tentang zakat. Di antaranya soal kesadaran muzakki dalam berzakat, penyaluran untuk pemberdayaan mustahik, hingga peran lembaga zakat dalam pemberdayaan.

“Peran lembaga harus dapat menuntaskan kemiskinan melalui pemberdayaan, sebab di indonesia yang dihadapi adalah kemiskinan struktural,” kata Mas Erie, sapaan karibnya. 

Di sesi kedua, digunakan untuk diskusi kasus yang berkaitan dengan keadaan di lapangan. Selanjutnya, disambung dengan persentasi produk yang dibawa tiap perwakilan desa. Ditutup dengan materi merancang program pemberdayaan di desa.

Menanggapi kegiatan ini, Kepala Desa Kalemsari Kecamatan Wedasari, Indramayu Masroni memberikan apresiasi yang positif, karena dinilai sangat bermanfaat. 

“Kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana berbagi pengalaman dengan pegiat pembangun desa lainnya, sekaligus mengetahui potensi daerah masing-masing, sehingga bisa tercipta sinergitas di antara kebutuhan yang berbeda,” pungkasnya. []

Reporter: Nurma

Editor: Mahar

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.