RBC Sapa Warga: Luruskan Mitos Seputar Kehamilan

Memasuki masa kehamilan, calon ibu harus memberikan perhatian ekstra terhadap dirinya dan perkembangan janin. Mulai dari memperbaiki pola makan untuk mencukupi nutrisi hingga aktivitas sehari-hari. Sayangnya, belum banyak kalangan ibu yang memahaminya dan cenderung menjauhi akibat memercayai mitos yang berkembang.

Dalam upaya membangun kesadaran tersebut, Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) Sapa Warga hadir di Desa Jelegong, Kec. Kutawaringin, Bandung. Penyuluhan tersebut dihadiri 29 ibu hamil dan 20 kader PKK.

Pada kesempatan tersebut, dr. Rauf memaparkan ‘petuah’ yang berkembang dalam masyarakat melalui kacamata medis. Contohnya, tentang porsi makan ibu hamil.

“Kebutuhan kalori ibu hamil memang lebih tinggi, tapi, bukan berarti ibu harus makan dua kali lebih banyak. Yang terpenting adalah makan dengan menu bergizi lengkap dan seimbang. Ibu hanya perlu menambah asupan kalori sebanyak 300 kalori setiap harinya. Kelebihan berat badan di saat hamil hanya akan memicu masalah kehamilan, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan pre-eklampsia,” tuturnya membuka acara.

Pun dalam kesempatan tersebut turut dijelaskan pantangan apa saja yang harus dihindari ibu dalam menjaga kehamilannya. “Buah memang baik dalam mencukupi kebutuhan vitamin ibu dan janin. Namun tak semua buah dapat dikonsumsi. Ibu-ibu harus menjauhi dulu buah durian dan nanas. Durian, memiliki kadar alkohol yang tinggi, sedangkan asam dari nanas dapat berpotensi memunculkan kontraksi pada kandungan sehingga beresiko terjadinya keguguran.”

Karenanya, lanjut dr. Rauf, amat penting pula bagi ibu hamil untuk menambah pengetahuannya seputar kehamilan agar tidak terjebak mitos yang salah. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Silahkan Tinggalkan Pesan anda di sini dan kami akan segera merespon pesan anda segera.