Zakat Maal

 

nisab zakat mal emas, hitung zakat mal emas, zakat mal menghitung, zakat mal padi, zakat mal peternakan, zakat mal profesi, zakat mal pedagang, zakat mal perkebunan, zakat mal perdagangan, zakat mal perniagaan, zakat mal perhitungan, zakat mal rumah kontrakan, zakat mal rumah, zakat mal rumah tinggal, zakat mal rekening, zakat maal rikaz, zakat maal rumah tinggal, zakat mal untuk rumah, perhitungan zakat mal rumah, zakat mal tabungan, zakat mal tanah, zakat mal tiap bulan, zakat mal toko, zakat mal tiap tahun, zakat mal tanaman, zakat mal transfer, zakat mal uang

EMAS ATAU PERAK

Emas atau perak yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah emas atau perak yang disimpan (ditimbun) atau yang diperdagangkan, bukan yang dijadikan perhiasan, walaupun emas atau perak yang dijadikan perhiasan tersebut melebihi batas nishab.

Jika seseorang memiliki emas kurang dari 85 gram, maka ia belum wajib zakat. Tetapi jika berniat “membelanjakan” emasnya di jalan Allah, maka dianjurkan untuk berinfak yang besar dan waktunya tidak ditentukan. Sebaliknya, jika ia memiliki emas sejumlah 85 gram atau lebih, dan kepemilikan emas tersebut telah berlalu satu tahun, maka ia wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari emas yang dimilikinya.

Dan, apabila seseorang telah memiliki perak kurang dari 595 gram, maka ia tidak wajib zakat atas kepemilikan peraknya, tetapi dianjurkan untuk berinfak yang besar dan waktunya tidak ditentukan. Sebaliknya, jika ia memiliki perak sejumlah 595 gram atau lebih dan telah berlalu satu tahun hijriyah, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari perak yang dimilikinya.

Perhitungan haul harta emas, perak, atau mata uang dimulai ketika harta tersebut mencapai nishab. Tetapi perhitungan haul dihentikan ketika harta tersebut berkurang hingga di bawah nishab. Dengan kata lain, harta emas atau perak dikatakan mencapai haul, jika selama satu tahun Hijriah kepemilikan harta tersebut selalu berada di atas nishab.

Zakat emas atau perak dapat digunakan untuk menghitung zakat harta simpanan (maal) diluar emas dan perak.

 

Perhitungan Zakat Maal (Harta Simpanan)

1. Uang yang disimpan (cash, tabungan, atau deposito)      Rp. …………………....

Besar Nishab Harta Simpanan

Harga emas saat ini (/gram) Rp ………………...….. x 85     Rp. ……………………..

Jika Jumlah uang yang disimpan lebih kecil dari nishab harta simpanan maka tidak wajib zakat. Dianjurkan untuk berinfak dengan nilai yang tidak ditentukan besarnya. Jika Jumlah uang yang disimpan lebih besar dari nishab harta simpanan makan wajib zakat, dengan hitungan.

Jumlah uang yang disimpan Rp. ……………....... X 2,5% = Rp. …………………..

 

2. Emas yang disimpan  .......................... gram

Besar Nishab Emas adalah 85 gram. Jika Jumlah emas yang disimpan lebih kecil dari nishab emas makan tidak wajib zakat. Dianjurkan untuk berinfak dengan nilai yang tidak ditentukan besarnya. Jika Jumlah emas yang disimpan lebih besar dari nishab emas maka wajib zakat, dengan hitungan.

Jumlah emas yang disimpan ……………… gram X 2,5% =  ………………….. gram

 

3. Perak yang disimpan  .......................... gram

Besar Nishab Perak adalah 595 gram. Jika Jumlah perak yang disimpan lebih kecil dari nishab perak maka tidak wajib zakat. Dianjurkan untuk berinfak dengan nilai yang tidak ditentukan besarnya. Jika Jumlah perak yang disimpan lebih besar dari nishab perak maka wajib zakat, dengan hitungan.

Jumlah perak yang disimpan ……………… gram X 2,5% =  ...……………….. gram

 


Lokasi Kantor Sinergi Foundation

 




Members of Sinergi Foundation




Rumah Bersalin Cuma-Cuma

Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi Ibu dan Anak dari kalangan dhuafa, khususnya dalam bidang persalinan secara Cuma-Cuma dengan mengedepankan pengelolaan professional dan pelayanan maksimal

Paket Donasi :
Paket Ibu
Rp.500.000,-
Paket Anak
Rp.250.000,-
Beasiswa Pemimpin Bangsa

Beasiswa Pemimpin Bangsa Sinergi Foundation (BPB) adalah program beasiswa pendidikan terpadu dengan sistem asrama, bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan dhuafa pada perguruan tinggi negeri di Indonesia

Lumbung Desa

Merupakan sebuah gagasan yang diinisiasi Sinergi Foundation, sebagai upaya mengembalikan desa kepada khittahnya: Desa sebagai sumber pangan Indonesia. Mengangkat harkat dan martabat desa, khususnya para petani. Dampak luasnya, menciptakan kedaulatan pangan di negeri tercinta

Sign Up for Kabar Sinergi