Penerima Manfaat BPB Juarai Lomba Debat Nasional ÔÇ£Konbawa National Debate Championship 2017ÔÇØ

SF-UPDATES,– Dimas Putra Permadi, mahasiswa Universitas Indonesia cum penerima manfaat Beasiswa Pemimpin Bangsa (BPB) kembali menorehkan prestasi. Dimas bersama dua rekannya UI mengikuti kompetisi debat tingkat nasional “Konbawa National Debate Championship 2017” yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 23-26 Februari 2017.

Lomba debat bertajuk “Bahasa dan Budaya sebagai Kekuatan Bangsa” ini diikuti 20 tim dari berbagai perguruan tinggi Indonesia seperti UGM, Unair, Unpad, ITB, UB, dan lain-lain. Pada babak penyisihan yang terdiri dari 4 ronde, Dimas harus berhadapan dengan UGM, ITB, dan UIN Jakarta. Dimas akhirnya berhasil lolos dengan capaian clean sheet (sapu bersih kemenangan, tanpa kekalahan) dan berhasil finish di peringkat kedua. Pada babak Quarter Final, timnya harus berhadapan dengan Universitas Panca Budi Medan dan berhasil menang telak dan melaju ke babak semi final.

Babak semi final berlangsung seru. Berhadapan dengan ITB, timnya harus adu argumen pada mosi “dewan ini menyatakan bahasa daerah merupakan penghambat integrasi nasional”. Pertandingan cukup sengit hingga dewan juri mengaku kesulitan untuk menentukan siapakah yang berhak melaju ke babak final. Setelah diskusi yang cukup berat, akhirnya UI dinyatakan lolos ke babak final melawan tim Universitas Airlangga.

Babak final memperdebatkan mosi yang cukup berat yaitu “dewan ini akan memperbolehkan kelompok separatisme timur Indonesia untuk bersatu dan mengangkat senjata untuk merdeka dari Indonesia”. Sebagai tim kontra, Dimas harus bisa membangun argumen mengapa gerakan separatism timur Indonesia belum saatnya untuk mengangkat senjata, lebih menawarkan proposal mediasi dan referendum. Di sisi lain, Dimas juga tetap mencoba memperhatikan aspek nasib para masyarakat Timur (Papua, Maluku dll), usai terdampak eksploitasi alam besar-besaran yang tengah mereka alami hingga detik ini.

Setelah berdebat cukup panjang, 6 dari 7 dewan juri memutuskan untuk memberikan kemenangan pada tim Universitas Indonesia yang digawangi oleh Dimas dan kawan-kawan. "Alhamdulillah, capaian tersebut berhasil diraih setelah melewati seleksi tingkat UI yang cukup ketat dan rangkaian proses latihan yang panjang," tandas DImas. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.