Sinergi Foundation

merupakan lembaga independen milik publik yang berupaya mendorong serta membangun kolaborasi
menuju masyarakat yang mandiri, produktif dan berkarakter
 

Warung Nasi "Ampera" Berbasis Wakaf Produktif Pertama Diluncurkan di Bandung

Senin, 14 Maret 2016 15:03 WIB | Admin - Sinergi Foundation
 

SF-UPDATE,-- Malam yang syahdu. Sisa-sisa hujan sore tadi masih terasa menitik pelan. Bilangan Pasteur, Bandung seperti akhir pekan biasanya, padat kendaraan tetamu yang didominasi plat nomor ibukota, Jakarta. 

Meski begitu, nuansa berbeda tampak di salah satu sudutnya. Lepas Maghrib, Jumat 11 Maret 2016, pemandangannya kian kentara. Beberapa karangan bunga ucapan selamat yang bertengger di halaman muka, jadi penanda sebuah perhelatan. Soft Launching Warung Nasi "Ampera" Berbasis Wakaf Produktif Pertama di Bandung, Indonesia, bahkan dunia.

Sebuah kolaborasi apik Sinergi Foundation (SF) - Ampera dan para pihak, berlatar kesamaan visi: tak berhenti berbagi manfaat untuk negeri. 

Alhamdulillah, malam ini menjadi tonggak penting bagi Ampera untuk berkolaborasi, memulai sebuah dedikasi untuk kemanusiaan. Dengan pengelolaan berbasis wakaf produktif, semoga proses dan hasilnya pun bisa lebih berkah. Amiin, ” ungkap H. Sigit Yunanto, pemilik Warung Nasi “Ampera”, dalam sambutannya.

Hal ini diamini CEO Sinergi Foundation (SF), Ima Rachmalia. Bagi SF, kolaborasi strategis bersama Ampera ini menjadi portofolio program Wakaf Produktif di sektor bisnis kuliner pertama di Bandung, Indonesia, bahkan dunia.

“Sudah sejak 8 tahun lalu wacana program bergulir. Baru Allah takdirkan di malam yang insya Allah penuh barokah ini terwujud. Mohon doa dan dukungan selalu dari segenap insan peduli. Semoga ini menjadi inspirasi gerakan Wakaf Produktif di tanah air, bahkan dunia.

Bermula pada 2008, persisnya Ramadhan 1429 Hijriyah, digelar sebuah perhelatan "Gathering" Keluarga Besar SF di sebuah rumah makan kenamaan di Bandung. Hadir dalam perhelatan tersebut para dewan Pembina: Prof Dr KH Miftah Faridl (Ketum MUI Kota Bandung) , H Rachmat Badruddin (Pengusaha Teh), Ir H Achmad Noe'man (Maestro Arsitektur Masjid),  dan juga ratusan donatur loyal, juga mitra strategis SF lainnya.

Di kesempatan langka itulah kemudian disampaikan presentasi program, capaian, evaluasi, sekaligus asa SF ke depan. Harapan untuk mewujudkan sebuah model usaha berkelanjutan berbasis wakaf produktif milik masyarakat, yang pula didedikasikan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat. Di mana, laba usaha yang dijalankan, sebagian disisihkan untuk kelangsungan program-program sosial- pemberdayaan SF. 

Hadir sebagai undangan ketika itu, H. Sigit Yunanto, salah seorang pemilik bisnis kuliner kenamaan Warung Nasi "Ampera", yang merupakan donatur loyal SF. Aa Sigit, sapaan karibnya, saat itu merespon positif presentasi SF dengan menyampaikan komitmen untuk turut serta mewujudkan harapan, sebuah model usaha berkelanjutan berbasis wakaf produktif milik masyarakat, yang pula didedikasikan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat.

Genderang ditabuh, asa dipancangkan. Tak lupa, do'a pengharapan senantiasa disisipkan di setiap kesempatan yang ada. Mulailah ikhtiar menggapainya dijejak. Silaturahim lanjutan, sosialisasi dari satu komunitas peduli ke komunitas peduli lainnya dihelat. Bahkan selama kurun waktu yang ada, beberapa lokasi sempat dijajaki untuk pendirian Warung Nasi "Ampera" berbasis wakaf. 

Hasilnya? Jum'at malam, 11 Maret 2016, 8 tahun setelahnya. Soft Launching Warung Nasi "Ampera" Berbasis Wakaf Produktif Pertama di Bandung, Indonesia, bahkan dunia baru saja dihelat di bilangan Pasteur, Bandung.

Sejumput haru membuncah di dada. Asa 8 tahun lalu, kini menjadi sesuatu yang nyata. Pilot project aset usaha berbasis wakaf produktif, sebagai upaya mendorong, menginspirasi dan membangun kolaborasi menuju masyarakat yang mandiri, produktif dan berkarakter. Amiin yaa Rabb. Wallahu a'lam.  []


 

Lihat Berita Lainnya



Members of Sinergi Foundation